Menjelajahi 14 Desa Wisata di Indonesia Catatkan Rekor MURI 2023, Ada Wisata Esktrem Diving Bareng Hiu Paus

Menjelajahi 14 Desa Wisata di Indonesia Catatkan Rekor MURI 2023, Ada Wisata Esktrem Diving Bareng Hiu Paus

--

Desa Bukit Batu merupakan salah satu desa yang terdapat di Kecamatan Bukit Batu Kabupaten Bengkalis, Riau - Indonesia. Desa ini merupakan desa yang usianya sudah sangat tua, karena ia telah ada sejak masa zaman Kerajaan Siak Sri Indrapura.

Desa Bukit Batu dengan luas wilayah mencapai 16.200 Km2 ini berada di pesisir daratan pulau Sumatera, yang letaknya terpisah dari ibukota kabupaten yang dipisahkan oleh selat Bengkalis. Jarak desa ini dengan ibukota kabupaten mencapai 11 Mil, sementara jarak dengan ibukota provinsi mencapai + 250 Km.

Berdasarkan peta wilayah Kecamatan Bukit Batu, Desa Bukit Batu merupakan salah satu dari 10 desa/kelurahan yang ada di Kecamatan Bukit Batu. Lokasi persisnya desa ini terletak + 23 Km kearah utara dari ibu kota kecamatan di Sungai Pakning.

Desa ini memiliki batas-batas daerah, antara lain sebelah timur berbatasan dengan Desa Buruk Bakul, sebelah barat berbatasan dengan Desa Sukajadi, sebelah selatan berbatasan dengan kecamatan Mandau, dan sebelah utara berbatasan dengan Selat Bengkalis.

Menurut cerita dari sejumlah tokoh adat, para sesepuh dan masyarakat yang menetap di desa ini, dahulunya Desa Bukit Batu hanya didiami oleh minoritas masyarakat Melayu yang menetap di daerah-daerah kawasan pesisir pantai dan sepanjang aliran sungai Bukit Batu, yang sekarang lokasinya berada dalam kawasan Dusun Bukit Batu Laut.

Pada umumnya, masyarakat Desa Bukit Batu di kala itu berprofesi sebagai nelayan bagi memenuhi kebutuhan hidup sehari-hari. Kendati demikian, ada juga sebagian kecil dari mereka yang berprofesi sebagai petani, seperti memotong karet, berkebun dan lain sebagainya.

Seiring waktu dan perkembangan zaman, Desa Bukit Batu yang sebagian besar aktivitas masyarakat sebelumnya dipusatkan di sekitar pesisir pantai dan sepanjang muara dan aliran sungai Bukit Batu, lambat laun mengalami perluasan area pemukiman karena terjadinya penambahan penduduk, seperti adanya masyarakat dari Jawa yang datang dan menetap di desa ini, sehingga akhirnya terbentuklah satu kesatuan masyarakat kampung yang dipimpin oleh kepenghuluan.

Desa Bukit Batu Kecamatan Bukit Batu disamping menyimpan sejarah yang menarik untuk selalu diperbincangkan, juga memiliki berbagai potensi pariwisata yang ada. Diantara potensi pariwisata tersebut antara lain objek wisata hutan mangrove Bukit Batu Laut, serta pesona alam Bukit Batu Laut dengan suasana sungai Bukit Batu-nya yang senantiasa memanjakan mata. Selain itu ada juga produk-produk UMKM tradisional Bukit Batu, seperti kain tenun Lejo dan kerupuk sagu, termasuk pula makanan-makanan khas Bukit Batu, seperti laksa, kue badak, bolu kemojo, asidah dan lain sebagainya.

Selain potensi wisata yang disebutkan di atas, berbagai situs peninggalan sejarah lainnya yang ada di Bukit Batu, juga selalu menarik untuk dikunjungi. Diantaranya seperti Rumah Orang Kaya Raja Negara, Rumah Datuk Laksamana, barang-barang peninggalan sejarah serta makam-makamnya. 

10. Desa Wisata Kelawi - Desa wisata pertama yang memiliki varietas buah alpukat Desa Kelawi

Pantai Minang Rua merupakan salah satu destinasi wisata yang berada di Lampung. Tepatnya di Jalan Pariwisata Batu Alif, Dusun Minang Rua, Desa Kelawi, Kecamatan Bakauheni, Kabupaten Lampung Selatan. 

Pantai Minang Rua memiliki bentang garis pantai sepanjang 10 Kilometer. Keunikan dari pantai ini adalah hamparan pasir pantainya terbentuk karena reklamasi alami akibat dari dampak pembangunan jalan TOL Bakauheni - Terbanggi Besar.

Namun, selain wisata pantai para wisatawan dapat menikmati spot-spot wisata alam lainnya yang bisa dikunjungi dan tersebar di sekitar destinasi wisata pantai ini seperti Green Canyon, Taman Bawah Laut, Air Terjun Jamara, Air Terjun Khaja Saka, Batu Alif, dan Goa Lalay, serta wisata Spot Jumping bagi kalian yang menyukai wisata memacu adrenalin.

Selain itu, pantai yang dikelola oleh Kelompok Sadar Wisata (POKDARWIS) ini adalah salah satu pantai di Indonesia yang memiliki penangkaran penyu sendiri. Pasalnya, pantai ini seringkali menjadi tempat persinggahan bagi penyu-penyu ketika bermigrasi untuk bertelur.  Penangkaran penyu ini tentunya menjadi daya tarik bagi para wisatawan yang berwisata ke Pantai Minang Rua.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Sumber: