Heboh Dugaan Korupsi Proyek Miliaran Diusut Subdit Tipidkor Polda, Begini Reaksi Pejabat Dinas Pertanian

Heboh Dugaan Korupsi Proyek Miliaran Diusut Subdit Tipidkor Polda, Begini Reaksi Pejabat Dinas Pertanian

dok__rbt.com--

Heboh Dugaan Korupsi Proyek Miliaran Diusut Subdit Tipidkor Polda, Begini Reaksi Pejabat Dinas Pertanian

RAKYATBENTENG.COM - Pemkab Bengkulu Tengah di bawah kepemimpinan Penjabat (Pj) Bupati Heriyandi Roni sedang menjadi sorotan publik. Ini setelah terungkapnya kebenaran informasi yang didapat sebelumnya bahwa pihak APH sedang mengusut dugaan korupsi pada proyek di Dinas Pertanian. 

Jika selama ini info tersebut masih samar-samar lantaran belum ada keterangan resmi, pagi ini Rabu 24 April 2024 dipertegas lewat aksi penggeledahan yang dilakukan tim Subdit Tipidkor Ditreskrimsus Polda Bengkulu di kantor Dinas Pertanian komplek perkantoran Desa Renah Semanek Kecamatan Karang Tinggi. 

Lantas seperti apa reaksi pejabat OPD terkait? Berbeda halnya dengan Kepala Dinas Endang Sumantri yang hingga berita ini ditayangkan belum berhasil dihubungi meski sudah berulang kali ditelpon maupun dikirim pesan via WhatsApp, Sekretaris Dinas Ansoni tak menampik kedatangan tim dari Polda ke kantornya sejak pagi hingga siang hari. 

BACA JUGA:Ini Daftar Proyek di Dinas Pertanian Bengkulu Tengah yang Sedang Diusut Subdit Tipidkor Polda Bengkulu

BACA JUGA:Sosok Almarhumah Femi, Siswi SMAN 1 Bengkulu Tengah yang Meninggal karena Kecelakaan di Mata Sang Adik

"Pada saat penggeledahan ada beberapa berkas yang diambil untuk kebutuhan dalam proses penyidikan,” ungkapnya kepada wartawan. 

Sebelumnya, Dirreskrimsus Polda Bengkulu,  Kombes Pol. I Wayan Riko Setyawan melalui Kasubdit Tipikor Ditreskrimsus, Kompol Muhammad Syahir Fuad Rangkuti telah menjelaskan bahwa kedatangannya ke kantor Dinas Pertanian untuk mencari dan mengamankan dokumen yang berkaitan dengan kasus yang sedang ditangani.

"Sudah kita bawa beberapa dokumen dari Dinas Pertanian Bengkulu Tengah untuk diamankan sebagai barang bukti terkait kasus dugaan tindak pidana korupsi yang sedang kami tangani," terangnya.(tim)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Sumber: