Puluhan Karyawan RSUD Benteng Dapat Pesan WhatsApp, Isinya Bikin Nyesek

Puluhan Karyawan RSUD Benteng Dapat Pesan WhatsApp, Isinya Bikin Nyesek

RSUD Bengkulu Tengah__Dok RBt--

RAKYAT BENTENG.COM - Baru menginjak awal tahun 2023, sebanyak 16 orang karyawan RSUD Kabupaten Bengkulu Tengah (Benteng) harus dihadapkan dengan masalah serius. Mereka yang berstatus karyawan outsourcing mendapat pesan via aplikasi pesan singkat WhatsApp, isinya bikin nyesek dan sempat memancing emosi. Dimana mereka dikabarkan diberhentikan dari pekerjaannya oleh perusahaan yang menaungi mereka, CV. Zerogatakarya. 

Disampaikan oleh salah seorang karyawan yang turut diberhentikan, Nanang Supriadi, alasan yang mereka terima adalah berkurangnya anggaran untuk gaji. Sehingga diputuskan mengurangi jumlah karyawan, menyesuaikan anggaran yang ada. 

Adapun karyawan yang diberhentikan terdiri dari bagian, Security sebanyak 6 orang, 6 orang Cleaning Service, 3 orang Teknisi dan 1 orang yang mengurusi Laundry. 

BACA JUGA:BKPSDM Tak Lagi Buka Pelayanan Konvensional Bagi ASN, Download Segera Aplikasi Ini

"Kita cukup terkejut soal pemberhentian tanpa ada pemberitahuan sebelumnya. Saya sudah bekerja puluhan tahun di RSUD. Kita tidak terima dengan pemberhentian sepihak ini. Kita sudah tanyakan ke perusahaan (Outsourcing, res), jawab mereka karena adanya pengurangan anggaran. Saat kami datang (ke RSUD, red) kami sempat melihat ada karyawan baru yang bertugas,’’ jelas Nanang. 

Ditanyakan tentang dugaan pemberhentian secara sepihak karyawan outsourcing di tempatnya,   Direktur RSUD Benteng, dr. Hery Kurniawan mengatakan, pihaknya sudah menerima kedatangan para karyawan. Dirinya pun meminta waktu beberapa hari untuk mengkonfirmasi kepada pihak perusahaan. 

‘’Kita minta semua karyawan yang diberhentikan untuk bersabar. Dalam dua tiga hari kedepan, kita akan panggil pihak perusahaan dan meminta klarifikasi. Apa masalahnya dan bagaimana solusi kedepannya,’’ kata Heri.

BACA JUGA:Tangan Terborgol, Kenakan Rompi Pink, Begini Penampakan Kades Terduga Korupsi DD di Benteng

Terpisah, Direktur CV. Zerogatakarya, Puspa Indra membenarkan jika sejumlah pegawai outsourcing di RSUD Benteng tidak dipekerjakan lagi dikarenakan habis kontrak pada tanggal 31 Desember yang lalu. Salah satu alasan diberhentikannya sejumlah pegawai berdasarkan hasil penilaian yang dilakukan.

‘’Kontraknya habis tanggal 31 Desember. Ini misskomunikasi saja. Jika diminta konfirmasi dari manajemen RSUD, maka akan kami temui dan kami jelaskan,’’ kata Indra.(oki/ae2)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Sumber: