Demi Dukung Programnya Menteri Nadiem, SDN 71 Bengkulu Tengah Rela Lakukan Ini

Demi Dukung Programnya Menteri Nadiem, SDN 71 Bengkulu Tengah Rela Lakukan Ini

Kepala SDN 71 Benteng, Herlina Monita, S.Pd.SD, M.Pd. --

RAKYATBENTENG.COM - Dalam pelaksanaan kurikulum merdeka tahun 2023 yang merupakan program dari Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) RI, Nadiem Nakarim ini, guru harus mengenal yang namanya Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila (P5). Seperti yang diterapkan SDN 71 Bengkulu Tengah (Benteng), sekolah menggalakkan ekstrakurikuler kesenian.

BACA JUGA:Tahun Baru, Dinas Ini Tempati Kantor Baru, Kemegahannya Bikin Pangling


Kepala SDN 71 Benteng, Herlina Monita, S.Pd.SD, M.Pd mengatakan, P5 sebagai pendorong peserta didik sebagai pelajar yang baik, jujur, dan berperilaku sesuai dengan nilai-nilai pancasila. Sementara itu, nilai Ppancasila yang terapkan berupa ekstrakurikuler seni seperti tari, berdongeng dan bercerita.
‘’Jika tidak kendala, insya allah minggu kedua akan segera dimulai ekstrakurikuler seni. Namun untuk sekarang masih menunggu dan mencari pelatih seni,’’ kata Herlina.

BACA JUGA:Tahun Ini Dinas LH Tak Buka Lowongan Pasukan Kuning

BACA JUGA:Beredar Foto Bocah Dirawat di RS Korban Lato-lato Disebut-sebut Asal Bengkulu Tengah, Fakta atau Hoaks?
Herlina menambahkan, tema yang dipilih disesuaikan dengan kebutuhan pendidikan dengan jenjang pendidikan yang ada. Kemudian, kegiatan P5 tentunya akan terekam dalam rapor projek yang berisi penilaian saat murid melakukan projek tersebut.
‘’Kita memiliki 62 murid. Walaupun muridnya sedikit, kita tetap memberikan kenyamanan. Disamping itu juga dengan P5 kesenian kita akan memberikan penilaian rapornya,’’ jelas Herlina.

BACA JUGA:Mau Berkarir di PT. Pegadaian? Simak Posisi dan Kualifikasinya, Khusus Lulusan S1


Terakhir, kesenian memiliki daya tarik tersendiri sehingga murid dapat belajar. Kedepannya murid juga memiliki bakat dan rasa keinginan dalam belajar kesenian.
‘’Memang peluang besar dalam kesenian yangg tidak bisa kita pungkiri sehingga memicu kami sebagai guru untuk mengembangkan bakat anak. Saya berharap dengan adanya ekstrakurikuler ini nanti mendorong murid untuk belajar seni,’’ demikian Herlina.(**)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Sumber: