Tips Memulihkan Massa Otot Setelah Ramadan dengan Asupan Gizi dan Olahraga Teratur

--
Tidur yang cukup memainkan peran besar dalam proses pemulihan otot. Selama tidur, tubuh melakukan perbaikan pada jaringan otot yang rusak akibat latihan.
BACA JUGA:8 Promo Spesial Lebaran 2025: Diskon Makanan, Minuman, hingga Tempat Wisata!
Kunjung mengingatkan, kurang tidur dapat mengurangi produksi hormon pertumbuhan dan meningkatkan kadar kortisol yang mengganggu proses pembentukan otot.
Idealnya, tidur yang cukup adalah 7-8 jam per malam. Untuk meningkatkan kualitas tidur, disarankan untuk menghindari konsumsi kafein di sore atau malam hari dan menjaga lingkungan tidur yang nyaman.
Olahraga Rutin untuk Meningkatkan Massa Otot
Olahraga, terutama latihan beban, sangat penting dalam membentuk dan meningkatkan massa otot. Latihan seperti squat, deadlift, bench press, dan pull-up sangat efektif karena melibatkan berbagai kelompok otot.
BACA JUGA:Rayakan Libur Lebaran 2025: Diskon Tiket Wisata di Jakarta, dari Dufan hingga TMII
Kunjung menyarankan latihan beban dilakukan 3-5 kali per minggu, dengan kombinasi kardio ringan seperti jalan cepat atau bersepeda untuk menjaga daya tahan tubuh tanpa mengorbankan massa otot.
Pemanasan sebelum latihan dan pendinginan setelah latihan juga penting untuk mencegah cedera dan meningkatkan fleksibilitas tubuh.
Pemulihan massa otot setelah Ramadan membutuhkan pendekatan yang holistik, dengan fokus pada nutrisi yang tepat, tidur yang berkualitas, dan olahraga yang teratur.
BACA JUGA:Nikmati Kue Lebaran Tanpa Khawatir! Ini Batas Aman Konsumsinya
Dengan disiplin dan konsistensi, Anda dapat mengembalikan massa otot yang hilang dan mendapatkan tubuh yang lebih bugar dan sehat. (**)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Sumber: