5 Makanan Khas Indonesia Ini Punya Nama yang Nyeleneh, Nomor 3 dan 4 Auto Bikin Otak Travelling

5 Makanan Khas Indonesia Ini Punya Nama yang Nyeleneh, Nomor 3 dan 4 Auto Bikin Otak Travelling

--

Lazimnya makanan cemilan diolah menggunakan minyak goreng dalam wajan. Namun ini tidak berlaku di Cirebon, Jawa Barat. 

Ada makanan khas daerah tersebut yakni kerupuk yang menggunakan pasir sebagai pengganti minyak dalam proses pengolahannya.

Karena proses pengolahan itulah, masyarakat Cirebon menyebutnya dengan sebutan kerupuk melarat. Kerupuk yang lahir karena harga minyak goreng yang saat itu mahal. 

Tidak semua lapisan masyarakat di Cirebon pada saat itu bisa mendapatkan minyak karena harganya yang selangit. Faktor tersebut lah yang kemudian mendorong masyarakat Cirebon membuat inovasi dengan memasak kerupuk menggunakan pasir

Pasir yang digunakan bukan sembarang pasir, melainkan pasir pegunungan yang sudah melewati proses pengayakan. Setelah diayak, pasir kemudian dijemur untuk menghasilkan pasir yang bersih dan kering. Setelah itu, barulah pasir layak digunakan sebagai pengganti minyak.

Selain disangrai menggunakan pasir, ciri khas lainnya yang ada pada kerupuk Melarat adalah warnanya yang beraneka ragam, seperti merah, putih, dan hijau. 

3. Kue Tete atau Ape

Kue ape atau tete atau serabi menjadi salah satu ikon kuliner Betawi yang terus dilestarikan dan dipromosikan. 

Kue ini sudah menjadi bagian dari tradisi kuliner Betawi sejak lama dan sering dijumpai dalam berbagai acara atau perayaan, seperti pernikahan, lebaran, atau acara adat.

BACA JUGA:6 Kota Terindah di Indonesia yang Kaya Budaya dan Wisata versi Wisatawan Mancanegara, Adakah Kotamu?

BACA JUGA:Sejumlah Oknum Pelajar SMA Ternama di Bengkulu Tengah Berurusan dengan Polisi, Kasus Apa?

BACA JUGA:5 Makanan yang Terbukti Ampuh Tingkatkan Aktivitas Seksual, Pasutri Wajib Tahu Nih!

Mengutip dari budaya-indonesia.org, kue ini dibuat dari campuran bahan-bahan berupa tepung terigu, tepung beras, santan kelapa, gula pasir, baking powder, baking soda, garam, vanila bubuk, daun pandan, dan lainnya. 

Kue tradisional dan legendaris ini masih bisa ditemukan di pasar-pasar tradisional hingga kini.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Sumber: