Alasan Pria Membenci Kritik dan Nasihat dari Wanita Diungkap dr. Aisah Dahlan

dr. Aisah Dahlan--
RAKYAT BENTENG.COM - Toleransi merupakan salah kunci membina sebuah hubungan agar langgeng sebagaimana impian kebanyakan pasangan. dr. Aisah Dahlan dalam postingan video instagram akun @dr.aisyah.dahlan mengungkap alasan kenapa pria tidak bisa menerima kritik dan nasihat dari wanita.
Ada yang namanya hipotalamus pada otak manusia yang berbentuk segitiga, laki-laki ada dan perempuan juga ada. Tetapi pada laki-laki ukuran hipotalamusnya 2,5 kali lebih lebar dibanding perempuan. Hipotalamus adalah pusat menjaga keamanan, disinilah laki-laki sedari kecil senantiasa menjaga keamanan, tanpa keluarga sadari.
“Anak laki-laki ketika punya kakak perempuan, dia lebih jago jaga keamanan dibanding kakak perempuannya. Walaupun dia nampaknya main terus. Tapi sebenarnya sambil main dia lihatin terus ibunya, apalagi kalau ibunya lagi sakit," ungkap Aisah.
“Maka please jangan selalu marahin anak laki-laki dengan mengatakan mana tanggungjawabmu. Ini akan membuat hipotalamusnya mengkerut dan akan berdampak saat ia besar tidak bisa survive," ingat Aisah.
BACA JUGA:Suami Jarang Curhat ke Istri, Begini Penjelasan Ustadzah dr. Aisah Dahlan
BACA JUGA:Gara-Gara Seekor Kucing Wanita Ini Masuk Neraka, Naudzubillah Min Dzalik
Pria ingin selalu dianggap berani dan tidak memperlihatkan kelemahannya. Dan merasa bahwa dirinya mampu memecahkan masalahnya sendiri.
“Seorang suami atau pria perlu tahu dan mengerti bahwa tujuan seorang wanita ketika memberikan nasihat atau masukan bukanlah ingin membuatnya merasa bersalah, tetapi membantunya dan seharusnya tidak perlu tersinggung. Itu menurut kita. Karena kita otak selalu kerjasama, selalu orientasi hubungan. Tetapi bagi laki-laki ketika seorang wanita memberinya masukan, itu dia menganggap bahwa wanita meremehkannya. Seorang wanita ingin pria yang dikasihinya itu menjadi lebih baik, tetapi pria menafsirkannya sebagai pernyataan bahwa ia tidak cukup baik. Itulah kenapa pria tidak suka dikritik atau dinasihati oleh istrinya atau wanita, apalagi depan orang lain,” jelas Aisah.
Dicontohkan Aisah, suami istri sedang bepergian berdua cari alamat. Lantaran sama-sama belum tahu alamat pasti lantas sang istri menyarankan untuk bertanya orang lain dengan maksud membantu suaminya.
“Tapi otak laki-laki menerimanya sebagai, kamu payah, kamu tidak bisa menemukan jalan itu. Ini yang namanya persepsi. Berapa kali dalam bertahun-tahun ini meremehkan suami walaupun sebenarnya niat kita bukan itu," kata Aisah.(tim)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Sumber: