Kadis Dikbud Diminta Panggil Kepsek Tak Dukung Program Lampu Berbinar Bupati-Wabup
--
RAKYATBENTENG.DISWAY.ID - Dinas Dikbud Kabupaten Bengkulu Tengah diminta menindaklanjuti banyaknya sekolah yang terkesan membiarkan lampu penerangan program Berbinar padam. Seperti yang teranyar di SDN 4.
Mengingat anggaran pengadaan lampu tersebut cukup besar, seharusnya sekolah bertanggungjawab dari segi perawatannya.
"Kami minta pak Kadis Dikbud panggil sekolah-sekolah yang lampu berbinar di sekolahnya mati. Bukan saja tidak mendukung program berbinar bupati dan wakil bupati, kesannya pembiaran atas aset yang dibeli dengan anggaran cukup besar saat itu," desak Kritikus asal Karang Tinggi, Trio.
Diwartakan sebelumnya, Kepala SDN 4 Bengkulu Tengah, Sukarni, M.Pd., membenarkan bahwa lampu penerangan mengalami kerusakan teknis sehingga belum dapat dioperasikan.
Menurutnya, hasil pengecekan menunjukkan adanya kabel yang mengalami korsleting.
Saat aliran listrik diaktifkan, stop kontak langsung turun dan bahkan sempat memunculkan percikan api sehingga lampu tidak dapat dinyalakan demi alasan keselamatan.
"Benar, lampunya padam karena ada kabel yang korslet. Kalau dihidupkan, stop kontak langsung turun bahkan sempat mengeluarkan percikan api. Kami sudah menyampaikan persoalan ini kepada pihak penyedia, tetapi sampai sekarang belum ada tanggapan," jelas Sukarni.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber: