Dampak El Nino Mengancam, Kapolres dan Bupati Minta Warga Waspada Puntung Rokok dan Api Sampah
--
RAKYATBENTENG.DISWAY.ID - Kepolisian Resor (Polres) Bengkulu Tengah bersama Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bengkulu Tengah menggelar apel siaga pasukan serta inspeksi sarana logistik sebagai langkah antisipasi menghadapi potensi bencana alam akibat fenomena cuaca ekstrem El Niño.
Langkah strategis ini dilakukan guna meminimalkan risiko Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di wilayah Bengkulu Tengah.
Kapolres Bengkulu Tengah, AKBP Totok Handoyo, S.I.K., menegaskan bahwa apel siaga ini bukan sekadar formalitas seremonial, melainkan bentuk komitmen nyata untuk memastikan kesiapan personel dan peralatan dalam menjaga keamanan serta ketertiban masyarakat di tengah kondisi cuaca yang tidak menentu.
BACA JUGA:Diduga Korsleting Listrik, Dua Rumah Warga Sidodadi Ludes Terbakar, Kerugian Capai Rp90 Juta
BACA JUGA:Catut Nama Warga Desa Harapan, Dua Pemuda Diamankan Usai Diduga Edarkan Proposal Pungli
Totok menyoroti geografi Kabupaten Bengkulu Tengah yang didominasi kawasan perkebunan sehingga memiliki kerawanan tinggi terhadap praktik pembukaan lahan dengan cara membakar.
"Apel hari ini kita laksanakan untuk mengecek kesiapan personel dan perlengkapan dalam menghadapi dampak El Niño di Bengkulu Tengah. Ancaman utama yang wajib kita antisipasi bersama adalah potensi terjadinya kebakaran hutan dan lahan," ujar AKBP Totok Handoyo usai memimpin kegiatan, Jumat (31/7/2026).
Kapolres menekankan pentingnya langkah pencegahan sejak dini.
BACA JUGA:Gencar Imbau Warga Taat Pajak, 751 Kendaraan Dinas di Bengkulu Tengah Malah Nunggak Pajak!
BACA JUGA:Nekat Bakar Hutan dan Lahan di Benteng? Siap-Siap Dibui 15 Tahun dan Denda Rp5 Miliar!
Ia mengingatkan bahwa aktivitas pembakaran lahan untuk pertanian maupun perkebunan sangat dilarang karena berisiko memicu kobaran api yang sulit dikendalikan.
Selain merusak ekosistem, dampak Karhutla sangat berbahaya bagi kesehatan pernapasan warga serta mengganggu jarak pandang jalur transportasi akibat kabut asap.
"Masyarakat kita imbau untuk bersama-sama menjaga lingkungan sekitar. Kita harus tetap waspada dan disiplin agar tidak terjadi musibah kebakaran yang tidak kita inginkan," tambah Kapolres.
BACA JUGA:Eks Lahan HGU hingga Lapangan Kerja Jadi Bahasan Utama Ngopi Pagi Besame
BACA JUGA:Ngopi Pagi Besame, Bupati Bengkulu Tengah Rangkul Ormas dan LSM Bangun Daerah
Senada dengan itu, Bupati Bengkulu Tengah, Drs. Rachmat Riyanto, S.T., M.A.P., menginstruksikan seluruh elemen warga untuk meningkatkan kewaspadaan.
Menurutnya, lonjakan suhu udara yang cukup terik saat ini merupakan dampak langsung dari gelombang El Niño yang melanda sebagian wilayah Indonesia, termasuk Provinsi Bengkulu.
Rachmat mengajak warga menghindari tindakan sekecil apa pun yang berpotensi memicu api, seperti membuang puntung rokok sembarangan atau membakar sampah di area terbuka.
BACA JUGA:Tudingan Proyek Tak Sesuai RAB Ditepis, Kades: Jangankan Lapen, Aspal Hotmix Saja Bisa Berlubang!
BACA JUGA:Proyek Posyandu Pekik Nyaring Terancam Dibawa ke Jaksa, Ini Pasal Tipikor dan Sanksi yang Mengintai
"Kami mengimbau seluruh warga Bengkulu Tengah untuk lebih berhati-hati. Kondisi cuaca saat ini sangat kering dan panas akibat El Niño. Jangan sekali-kali melakukan pembakaran di mana pun. Dalam situasi seperti ini, mari kita bersinergi dan menahan diri agar daerah kita terhindar dari bencana Karhutla," tegas Rachmat.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber: