Dokter Spesialis Bakal Turun ke Desa, Pelayanan Kesehatan Bergerak Digelar di 11 Puskesmas
--
RAKYATBENTENG.DISWAY.ID – Pemerintah Kabupaten Bengkulu Tengah melalui Dinas Kesehatan (Dinkes) kembali berupaya mendekatkan pelayanan kesehatan kepada masyarakat hingga ke pelosok desa.
Melalui program Pelayanan Kesehatan Bergerak (PKB), masyarakat di sejumlah desa akan mendapatkan layanan kesehatan gratis dengan dukungan tenaga medis, termasuk dokter spesialis.
Program tersebut akan menyasar desa-desa di wilayah kerja 11 puskesmas yang tersebar di Kabupaten Bengkulu Tengah.
BACA JUGA:Soal Dugaan Rangkap Jabatan Kepala PAUD dan Ketua DPC PPP, Begini Penjelasan Dikbud Benteng
BACA JUGA:Berkas SPj Dipertanyakan, Mantan Kepala Sekolah di Bengkulu Tengah Diduga Tak Bayarkan Gaji Honorer
Pelaksanaannya dijadwalkan berlangsung secara berkala mulai September hingga Desember 2026.
Dokter spesialis yang dihadirkan nantinya akan disesuaikan dengan kebutuhan masyarakat berdasarkan usulan masing-masing puskesmas.
Kepala Dinas Kesehatan Bengkulu Tengah, Barti Hasibuan, S.KM., M.AP., melalui Kepala Bidang Pelayanan dan Sumber Daya Kesehatan (SDK), Maspin Bahri, S.E., M.M., mengatakan PKB merupakan salah satu program pelayanan kesehatan yang sejalan dengan harapan Bupati Bengkulu Tengah untuk membangun daerah dari bawah.
BACA JUGA:Tak Ada Pungutan Kebersihan dan Parkir di Maroba Berbinar, Pedagang Ungkap Faktanya
BACA JUGA:Final Volleyball Putri U-16 Meriahkan Malam Berbinar, Perintis Muda Keluar sebagai Juara
Menurutnya, pelayanan kesehatan tidak hanya berpusat di ibu kota kabupaten, tetapi harus dapat dirasakan masyarakat hingga ke desa, khususnya wilayah yang memiliki akses cukup jauh dari pusat pemerintahan.
Sebanyak 11 puskesmas menjadi lokus pelaksanaan program tersebut, yakni Puskesmas Renah Kandis, Puskesmas Perawatan Pagar Jati, Puskesmas Arga Indah, Puskesmas Jambu, Puskesmas Lubuk Unen, Puskesmas Aturan Mumpo, Puskesmas Tanjung Dalam, Puskesmas Sekayun, Puskesmas Pematang Tiga, Puskesmas Sidodadi, serta Puskesmas Karang Nanding.
“Pengobatan gratis untuk masyarakat ini nanti dilaksanakan di desa lokus wilayah kerja 11 puskesmas. Kami akan menghadirkan dokter spesialis sesuai kebutuhan masyarakat berdasarkan permintaan dari puskesmas. Pelaksanaannya akan dilakukan secara berkala selama September hingga Desember,” papar Maspin.
BACA JUGA:Pemdes Linggar Galing Siapkan Laporan ke Ombudsman RI
BACA JUGA:Sudah Dua Bulan Tak Terpasang, Lampu Penerangan Depan Puskesmas Karang Nanding Dipertanyakan
Ia menjelaskan, selain menghadirkan dokter spesialis, tenaga kesehatan juga akan memberikan sejumlah pelayanan dasar secara gratis.
Di antaranya pemeriksaan kesehatan, pengukuran tekanan darah, konsultasi, hingga pengobatan bagi masyarakat yang membutuhkan.
Maspin menambahkan, kehadiran layanan kesehatan bergerak tersebut merupakan bentuk komitmen pemerintah daerah dalam memperluas akses pelayanan kesehatan.
BACA JUGA:Izin PT Barhad Langin Perkasa Belum Tuntas, Camat Minta Desa Gelar Musdessus
Dengan mendatangi langsung desa-desa, masyarakat diharapkan tidak perlu selalu menempuh perjalanan jauh untuk mendapatkan pelayanan kesehatan.
“Perdana akan dilaksanakan di Desa Arga Indah I, wilayah kerja Puskesmas Renah Kandis, Kecamatan Pagar Jati. Selanjutnya di Desa Renah Jaya. Dokter spesialis akan dihadirkan sesuai dengan permintaan dari puskesmas,” demikian Maspin.
Melalui program PKB tersebut, Dinkes Benteng berharap pelayanan kesehatan semakin merata dan masyarakat di wilayah pelosok dapat memperoleh akses pemeriksaan maupun pengobatan secara lebih mudah.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber: