Diduga Dibuang Diam-Diam pada Malam Hari, Sampah Liar Cemari Kawasan Jembatan Taba Pasmah
--
RAKYATBENTENG.DISWAY.ID - Persoalan sampah liar masih menjadi tantangan serius di Kabupaten Bengkulu Tengah.
Meski petugas kebersihan rutin melakukan pembersihan di sejumlah lokasi, tumpukan sampah di beberapa titik justru terus bermunculan dan semakin mengkhawatirkan.
Salah satu lokasi yang menjadi sorotan berada di kawasan Desa Taba Pasmah, Kecamatan Talang Empat.
Tepatnya di sekitar jembatan dua jalur di Jalan Lintas Bengkulu–Kepahiang.
BACA JUGA:Pemprov dan PKS Sepakat Stabilkan Harga Sawit, TBS Bengkulu Tengah Diproyeksikan Tembus Rp3.000
BACA JUGA:Diduga Berasal dari Lampu Kaleng, Rumah Petani di Kelindang Atas Ludes Terbakar Tengah
Di bawah jembatan tersebut terlihat tumpukan sampah yang semakin menggunung, didominasi plastik bekas makanan, kemasan minuman, hingga limbah rumah tangga.
Kondisi itu tidak hanya merusak pemandangan, tetapi juga menimbulkan aroma tidak sedap yang menyengat sehingga mengganggu kenyamanan masyarakat dan pengguna jalan yang melintas di kawasan tersebut.
Warga menduga sampah tersebut dibuang oleh oknum yang tidak bertanggung jawab pada malam hari.
Pasalnya, hingga saat ini tidak ada warga yang mengaku pernah melihat secara langsung aktivitas pembuangan sampah di lokasi tersebut.
Salah seorang pemuda setempat, Fikri, mengatakan dirinya cukup terkejut saat mengetahui banyaknya sampah yang menumpuk di bawah jembatan.
BACA JUGA:Hati-Hati Penipuan, Akun Medsos Palsu Mengatasnamakan Kepala BKPSDM Bengkulu Tengah Beredar
BACA JUGA:Sempat Dikira Mangkrak, Pembangunan Gedung KDKMP Linggar Galing Kembali Berlanjut
Sebab, dari atas badan jalan, kondisi lokasi tampak biasa saja.
“Kalau ada yang membuang sampah, kami tidak pernah melihat secara langsung. Bahkan kami juga baru mengetahui kalau di bawah sana ternyata sudah banyak sampah. Dari atas jalan terlihat seperti biasa,” ujarnya.
Hal senada disampaikan warga lainnya, Anwar. Menurutnya, hingga kini belum diketahui siapa pihak yang bertanggung jawab atas tumpukan sampah tersebut.
“Kalau ketahuan ada yang membuang sampah tentu akan kami tegur karena ini lingkungan kami. Namun sejauh ini belum pernah melihat langsung. Memang kadang ada kendaraan roda dua maupun roda empat yang berhenti di sekitar lokasi pada malam hari, tetapi kami tidak tahu apakah mereka membuang sampah atau hanya singgah,” katanya.
Warga berharap pemerintah dan instansi terkait tidak hanya melakukan pembersihan rutin, tetapi juga meningkatkan pengawasan di lokasi yang kerap dijadikan tempat pembuangan sampah liar.
BACA JUGA:Gedung KDMP di Dua Desa Ini Dinilai Kurang Strategis, Berada di Area Sawah dan Perkebunan
Selain itu, pemasangan papan larangan membuang sampah serta pemberian sanksi kepada pelaku dinilai perlu dilakukan untuk memberikan efek jera.
“Kalau hanya dibersihkan tanpa ada pengawasan, sampah akan kembali menumpuk. Kami berharap ada langkah yang lebih tegas agar kawasan ini tidak terus dijadikan tempat pembuangan sampah sembarangan,” harap salah seorang warga.
Persoalan sampah liar di sejumlah titik di Bengkulu Tengah menjadi perhatian masyarakat karena selain mengganggu estetika lingkungan, juga berpotensi menimbulkan pencemaran serta masalah kesehatan apabila tidak segera ditangani secara berkelanjutan.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber: