Pemprov dan PKS Sepakat Stabilkan Harga Sawit, TBS Bengkulu Tengah Diproyeksikan Tembus Rp3.000

Pemprov dan PKS Sepakat Stabilkan Harga Sawit, TBS Bengkulu Tengah Diproyeksikan Tembus Rp3.000

ilustrasi--

 

RAKYATBENTENG.DISWAY.ID - Kabar menggembirakan datang bagi ribuan petani kelapa sawit di Kabupaten Bengkulu Tengah.

 

Setelah sempat mengalami penurunan tajam dalam beberapa waktu terakhir, harga Tandan Buah Segar (TBS) kelapa sawit kini mulai menunjukkan tren positif dan berangsur mengalami kenaikan.

 

Pemerintah Kabupaten Bengkulu Tengah optimistis harga TBS sawit akan terus membaik hingga kembali mendekati harga yang telah ditetapkan Pemerintah Provinsi Bengkulu, yakni di atas Rp3.000 per kilogram.

 

Kepala Dinas Pertanian Bengkulu Tengah, Helmi Yuliandri, mengatakan bahwa upaya pemulihan harga sawit menjadi perhatian serius pemerintah bersama pihak Pabrik Kelapa Sawit (PKS) se-Provinsi Bengkulu.

 

BACA JUGA:Diduga Berasal dari Lampu Kaleng, Rumah Petani di Kelindang Atas Ludes Terbakar Tengah

BACA JUGA:Hati-Hati Penipuan, Akun Medsos Palsu Mengatasnamakan Kepala BKPSDM Bengkulu Tengah Beredar

 

Menurutnya, pemerintah daerah telah mengikuti rapat koordinasi yang difasilitasi Pemerintah Provinsi Bengkulu bersama seluruh PKS guna membahas anjloknya harga sawit yang sempat dikeluhkan petani.

 

"Kami sudah menghadiri rapat dan pertemuan antara PKS se-Provinsi Bengkulu dengan Pemerintah Provinsi yang membahas harga TBS sawit. Pertemuan ini dilakukan karena beberapa waktu lalu harga sawit mengalami penurunan yang cukup drastis dan berdampak langsung kepada petani," ujar Helmi.

 

Ia menjelaskan, berdasarkan ketetapan Pemerintah Provinsi Bengkulu, harga TBS sawit seharusnya berada di atas Rp3.000 per kilogram.

 

Namun, kondisi pasar dan berbagai faktor lainnya menyebabkan harga di tingkat petani belum sepenuhnya sesuai dengan ketetapan tersebut.

 

BACA JUGA:Kasus Dugaan Penyelewengan Lampu Berbinar Masih Diselidiki, Polres: Belum Masuk Tahap Penetapan Tersangka

BACA JUGA:Gaji Pekerja Outsorcing di Bengkulu Tengah Dikabarkan Berkisar Rp800 Ribu- Rp1.000.000 di Bawah UMR

 

Meski demikian, hasil pertemuan antara pemerintah dan pihak PKS menghasilkan komitmen bersama untuk mengembalikan harga sawit secara bertahap ke level yang lebih stabil dan menguntungkan petani.

 

"Memang Pemerintah Provinsi Bengkulu menetapkan harga TBS sawit berada di atas Rp3.000 per kilogram. Saat ini harga di Bengkulu Tengah sudah mulai bergerak naik dan berangsur normal. Kesepakatan yang telah dicapai antara PKS se-Provinsi Bengkulu dan Pemerintah Provinsi menjadi langkah positif untuk memperbaiki kondisi harga sawit," jelasnya.

 

Helmi menambahkan, tren kenaikan harga yang mulai terlihat saat ini diharapkan terus berlanjut dalam beberapa pekan ke depan.

 

Dengan membaiknya harga jual TBS, para petani diharapkan kembali memperoleh keuntungan yang layak dari hasil perkebunan mereka.

 

BACA JUGA:Gabungan Ormas dan LSM Bersatu Bersiap Demo di Depan Kejari dan Kantor Bupati, Ini Daftar Tuntutannya

BACA JUGA:Warga Usul Festival Band hingga Konser untuk Kembangkan Program Berbinar

 

"Kami mengimbau masyarakat, khususnya petani sawit di Bengkulu Tengah, agar tetap tenang dan optimistis. Insya Allah secara bertahap harga TBS sawit akan terus bergerak menuju harga yang telah ditetapkan oleh Pemerintah Provinsi Bengkulu," katanya.

 

Kenaikan harga sawit ini menjadi harapan baru bagi masyarakat yang menggantungkan perekonomian pada sektor perkebunan.

 

Sebab, komoditas kelapa sawit masih menjadi salah satu penopang utama ekonomi masyarakat di Kabupaten Bengkulu Tengah.

 

Dengan membaiknya harga TBS sawit, diharapkan daya beli masyarakat meningkat, aktivitas ekonomi kembali bergairah, serta kesejahteraan petani dapat semakin membaik setelah sempat terpukul akibat turunnya harga komoditas tersebut beberapa waktu lalu.

 

 

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: