Diduga Berasal dari Lampu Kaleng, Rumah Petani di Kelindang Atas Ludes Terbakar Tengah

Diduga Berasal dari Lampu Kaleng, Rumah Petani di Kelindang Atas Ludes Terbakar Tengah

--

 

RAKYATBENTENG.DISWAY.ID - Sebuah rumah milik warga di Desa Kelindang Atas, Kecamatan Merigi Kelindang, Kabupaten Bengkulu Tengah, hangus dilalap si jago merah pada Minggu (31/5/2026) sekitar pukul 00.00 WIB.

 

Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut, namun kerugian material diperkirakan mencapai Rp50 juta.

 

Korban diketahui bernama Jurihan (56), seorang petani yang sehari-hari tinggal di rumah tersebut.

 

Kebakaran yang terjadi saat tengah malam itu membuat warga sekitar panik dan berupaya memberikan pertolongan sebelum petugas pemadam kebakaran tiba di lokasi.

 

BACA JUGA:Hati-Hati Penipuan, Akun Medsos Palsu Mengatasnamakan Kepala BKPSDM Bengkulu Tengah Beredar

BACA JUGA:Gedung KDMP di Dua Desa Ini Dinilai Kurang Strategis, Berada di Area Sawah dan Perkebunan

 

Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kabupaten Bengkulu Tengah, Edward Novrin, mengatakan pihaknya menerima laporan kebakaran dari personel Pos D Regu 3 dan langsung mengerahkan tim menuju lokasi kejadian.

 

“Regu 3 Pos D Taba Penanjung bersama personel Pos A, Pos B, dan Pos F langsung bergerak menuju lokasi. Sebanyak 20 personel diterjunkan dengan empat armada pemadam kebakaran untuk melakukan penanganan,” ujar Edward.

 

Menurutnya, lokasi kebakaran berjarak sekitar 15 kilometer dari Pos D Taba Penanjung dengan waktu tempuh kurang lebih 20 menit.

 

Setibanya di lokasi, petugas langsung melakukan pemadaman guna mencegah api merembet ke bangunan lain di sekitar rumah korban.

 

BACA JUGA:Kasus Dugaan Penyelewengan Lampu Berbinar Masih Diselidiki, Polres: Belum Masuk Tahap Penetapan Tersangka

BACA JUGA:Gaji Pekerja Outsorcing di Bengkulu Tengah Dikabarkan Berkisar Rp800 Ribu- Rp1.000.000 di Bawah UMR

 

“Petugas berjibaku selama kurang lebih dua jam untuk memadamkan api dan melakukan proses pendinginan agar tidak terjadi kebakaran susulan,” jelasnya.

 

Berdasarkan hasil pemeriksaan awal di lokasi kejadian, kebakaran diduga dipicu oleh lampu kaleng yang menjadi sumber api sebelum akhirnya membesar dan menghanguskan bangunan rumah.

 

Meski tidak menimbulkan korban jiwa maupun korban luka, kebakaran tersebut menyebabkan kerusakan berat pada rumah korban dan mengakibatkan kerugian material yang ditaksir mencapai Rp50 juta.

 

Edward mengimbau masyarakat agar lebih berhati-hati terhadap berbagai potensi penyebab kebakaran, terutama saat meninggalkan rumah dalam kondisi kosong atau saat beristirahat pada malam hari.

 

BACA JUGA:Gabungan Ormas dan LSM Bersatu Bersiap Demo di Depan Kejari dan Kantor Bupati, Ini Daftar Tuntutannya

BACA JUGA:Nama Unik, Semangat Besar! Icak-Icak Band Siap Ramaikan Dunia Musik Benteng

 

“Kami mengingatkan masyarakat untuk memastikan seluruh sumber api sudah benar-benar aman sebelum meninggalkan rumah maupun saat hendak tidur. Periksa kembali kompor, lampu kaleng, instalasi listrik, maupun sumber api lainnya yang berpotensi menimbulkan kebakaran,” tegasnya.

 

Ia berharap peristiwa tersebut menjadi pelajaran bagi masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan sehingga kejadian serupa tidak kembali terulang.

 

“Kami mengajak seluruh masyarakat Bengkulu Tengah agar lebih waspada dan selalu memperhatikan faktor-faktor yang dapat memicu kebakaran demi menjaga keselamatan keluarga serta harta benda,” pungkas Edward.

 

 

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: