Tingkah Jenaka Abu Nawas, Mencari Neraka Di Siang Hari Pakai Lampu Minyak

ilustrasi--
"Benar!" jawab orang-orang itu yang berjumlah ribuan.
"Apakah kalian juga yang menyatakan para munafik itu sesat?"
"Betul, dasar sesat!"
"Jika mereka munafik dan sesat, apa konsekuensinya?"
"Orang munafik pasti mereka masuk neraka! Dasar munafik, kamu!"
Mendengar ucapan itu, Abu Nawas kembali melanjutkan, "Baik, jika saya munafik, sesat, dan masuk neraka, di mana neraka yang kalian maksud? Punya siapa neraka itu?"
Saat berucap demikian, Abu Nawas mengangkat tinggi-tinggi lampu di tangannya. Ini dilakukan seakan-akan dirinya sedang mencari sesuatu.
BACA JUGA:Serunya Bermain 8 Ball Pool, Game Mobile Populer dalam Kategori Olahraga
BACA JUGA:Pelatihan Berbasis Kompetensi Ditutup, Simak Harapan Kepala Dinas Nakertrans Bengkulu Tengah
Jawaban Abu Nawas sontak membuat orang yang berkumpul habis kesabaran.
Mereka merasa diledek dengan mimik Abu Nawas.
"Hai Abu Nawas, tentu saja neraka ada di akhirat dan itu milik Allah. Kenapa kamu tanya?"
"Paduka mohon maaf. Tolong sampaikan pada mereka, jika neraka ada di akhirat dan yang punya neraka adalah Allah, kenapa mereka di dunia ini gemar sekali menentukan orang lain masuk neraka?" tanya Abu Nawas.
"Apakah mereka asisten Allah yang tahu bocoran catatan Allah? Atau jangan-jangan merekalah yang gila?" lanjutnya.
Ucapan Abu Nawas membuat khalifah Harun Al-Rasyid tertawa. Sungguh jenaka sosok Abu Nawas di mata khalifah Harun.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Sumber: