Penundaan Pengumuman Hasil Seleksi JPTP Pemkab Bengkulu Tengah Diduga Janggal, Peserta Disarankan Lapor KASN

Penundaan Pengumuman Hasil Seleksi JPTP Pemkab Bengkulu Tengah Diduga Janggal, Peserta Disarankan Lapor KASN

Harisna Asari--

Penundaan Pengumuman Hasil Seleksi JPTP Pemkab Bengkulu Tengah Diduga Janggal, Peserta Disarankan Lapor KASN 

RAKYAT BENTENG.COM - Keputusan penundaan pengumuman hasil seleksi terbuka Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama (JPTP) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Bengkulu Tengah (Benteng) mengundang reaksi. Aktivis Ormas Nusantara Institute, Harisna Asari menyarankan kepada para peserta seleksi tidak tinggal diam. Mengingat penundaan tersebut sarat dugaan kejanggalan. 

"Laporkan ke KASN, mereka (peserta seleksi, red) menurut kami ada hak untuk mempertanyakan itu. Karena mereka sudah berusaha, berjuang sejak awal seleksi, tahapan demi tahapan diikuti kenapa saat tiba saatnya pengumuman hasil akhir justru ditunda. Patut dipertanyakan ada apa," tanya Haris.

BACA JUGA:KASN Terima Laporan Ada 4 Pj Kepala Daerah Diduga Langgar Netralitas

"Apakah para pansel yang terhormat mendapat intervensi dari pihak-pihak tertentu sehingga tidak bisa mengambil keputusan sesuai jadwal. Ini tidak bisa dibiarkan. Dalam bertugas pansel wajib menjunjung nilai integritas, tanggung jawab, adil, objektif, jujur, dan profesional. Terbebas dari segala bentuk tekanan atau intervensi dari siapapun," tambah Haris. 

BACA JUGA:Waspadai Potensi Cuaca Ekstrem Melanda Selama Periode Nataru di Wilayah-Wilayah Ini

Untuk diketahui, pihak Sekretariat Pansel merilis pengumuman penundaan hasil seleksi sampai batas waktu yang belum ditentukan.

"Sebagaimana disebutkan dalam jadwal seleksi bahwa Pengumuman Hasil Seleksi Terbuka Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama di Lingkungan Pemerintah Kabupaten Bengkulu Tengah dijadwalkan akan diumumkan pada tanggal 20 Desember 2023, karena belum dilaksanakannya rapat pleno panitia seleksi maka pengumuman mengalami penundaan sampai dengan waktu yang belum ditentukan," isi pengumuman.(tim)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Sumber: