Maroba Berbinar Perlu Dibenahi, Ketua DPRD Soroti Keamanan dan Arus Lalu Lintas

Maroba Berbinar Perlu Dibenahi, Ketua DPRD Soroti Keamanan dan Arus Lalu Lintas

Fepi Suheri, Ketua DPRD Bengkulu Tengah–--

 

RAKYATBENTENG.DISWAY.ID - Masukan dari masyarakat terkait pelaksanaan program Mari Nongkrong Bareng (Maroba) Berbinar terus bermunculan.

 

Setelah sebelumnya datang dari pengunjung, tokoh pemuda, hingga konten kreator, kini Ketua DPRD Kabupaten Bengkulu Tengah, Fepi Suheri, S.AP., turut menyampaikan pandangannya mengenai perlunya pembenahan program tersebut.

 

Menurut Fepi, program Maroba Berbinar merupakan kegiatan yang membawa dampak positif bagi pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) serta menjadi ruang berkumpul masyarakat.

 

BACA JUGA:Bergulir Mulai September, Kemendikdasmen Tambah 8 SD Penerima Revitalisasi di Bengkulu Tengah

BACA JUGA:Mahasiswa Hukum Soroti Oknum Perangkat Desa Mangkir Kerja, Minta Kades Bertindak

 

Namun, ia menilai aspek keamanan dan kelancaran arus lalu lintas perlu mendapat perhatian serius agar kegiatan tersebut semakin tertata.

 

Ia menyatakan sepakat dengan usulan masyarakat yang meminta penataan kembali lokasi penyelenggaraan, terutama terkait penggunaan badan jalan yang dinilai berpotensi mengganggu lalu lintas.

 

"Saya sepakat juga untuk penertiban jalan, karena sifatnya satu jalur. Saya juga meminta Satpol PP dan Dishub setiap malam Berbinar benar-benar siaga, baik dari arah Kepahiang maupun Kota Bengkulu. Ini bukan hanya permintaan saya, tetapi juga aspirasi masyarakat," ujar Fepi.

 

BACA JUGA:Kabar Dugaan Penyalahgunaan Dana Desa Jadi Sorotan, Sekdes: Pelayanan Tetap Berjalan

BACA JUGA:ABPEDNAS Soroti Rehab Posyandu Pekik Nyaring Diduga Mangkrak, Minta Kades Segera Panggil Pihak Ketiga

 

Selain penataan lalu lintas, Fepi juga menilai usulan pemindahan lokasi Maroba Berbinar layak dipertimbangkan.

 

Meski demikian, ia mengingatkan agar pemerintah daerah terlebih dahulu melakukan kajian yang matang sebelum mengambil keputusan.

 

Menurutnya, pemindahan lokasi tidak boleh hanya mempertimbangkan aspek teknis, tetapi juga harus memperhatikan kenyamanan pedagang, pengunjung, serta potensi kunjungan masyarakat agar tidak menurun.

 

"Pada intinya kami sangat mendukung program ini. Soal lokasi tentu menjadi kewenangan pemerintah daerah. Harus dikaji secara matang agar setelah dipindahkan justru tidak membuat jumlah pengunjung berkurang. Saat ini Maroba Berbinar sudah diterima masyarakat, terbukti UMKM berkembang dan setiap pelaksanaan selalu ramai," jelasnya.

 

BACA JUGA:Golbe Segera Turun ke Jalan, Tiga Kantor Pemerintah Bakal Jadi Lokasi Demonstrasi

BACA JUGA:Golbe Soroti Perangkat Desa Mangkir Kerja, Kades Diminta Bertindak Tegas

 

Fepi mengaku memiliki pandangan agar lokasi kegiatan dapat dipusatkan di kawasan depan Pendopo Bukit Kandis.

 

Namun, ia menegaskan kawasan tersebut juga harus dibenahi terlebih dahulu sehingga mampu memberikan kenyamanan bagi seluruh pihak.

 

"Kalau pendapat saya di depan Pendopo, tetapi harus dibenahi lebih dahulu. Dengan begitu pedagang nyaman, masyarakat nyaman, dan arus lalu lintas juga tetap lancar," pungkasnya.

 

 

 

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: