Jalan Paku Haji Terancam Gerusan Sungai, Camat Dorong Proposal CSR ke PLTA Musi
--
RAKYATBENTENG.DISWAY.ID - Rencana Pemerintah Desa Paku Haji, Kecamatan Pondok Kubang, Kabupaten Bengkulu Tengah, mengusulkan bantuan tanggung jawab sosial perusahaan (CSR) dari PLTA Musi untuk pembangunan bronjong mendapat dukungan dari pihak kecamatan.
Bronjong tersebut dinilai diperlukan untuk melindungi akses jalan desa dari ancaman gerusan aliran sungai. Pemerintah desa sebelumnya telah menyampaikan kondisi tersebut kepada pihak kecamatan.
Camat Pondok Kubang Hendri Irawan, S.Sos., menyatakan siap mendukung upaya desa mengajukan permohonan bantuan kepada pihak perusahaan.
BACA JUGA:Peringati Maulid Nabi 1448 H, MTMP Bengkulu Tengah Santuni 10 Kaum Dhuafa dan 20 Anak Yatim
Namun, sebelum proposal disampaikan, ia meminta pemerintah desa terlebih dahulu meminta arahan dan petunjuk Bupati Bengkulu Tengah.
Hendri mengatakan, Pemerintah Desa Paku Haji telah menyampaikan kondisi di lapangan terkait ancaman gerusan sungai yang berada di sekitar akses jalan desa.
Menurutnya, langkah selanjutnya dapat dilakukan dengan menyusun proposal yang menjelaskan kebutuhan pembangunan bronjong tersebut.
BACA JUGA:Perkara Dugaan Persetubuhan Anak di Bengkulu Tengah Bergulir ke Kejaksaan
BACA JUGA:Buktikan Keseriusan, Dewan Agendakan Pertemuan dengan Direksi RSD Sungai Lemau pada
“Saya selaku camat sangat mendukung. Bahkan jika desa tidak menyiapkan proposal, camat yang siap ikut membantu. Tapi yang lebih bijak, setelah proposal ada, saya dan kepala desa nantinya menghadap ke bupati dahulu,” kata Hendri.
Ia menjelaskan, konsultasi dengan Bupati diperlukan agar rencana pengajuan CSR tersebut memiliki arahan yang jelas dan dapat berjalan sesuai mekanisme yang berlaku.
“Misal begini, kita minta arahan serta petunjuk kepada bupati. Kita sampaikan bahwa kita ingin rencana seperti ini dibuat proposal dan sampaikan apa yang terjadi di lapangan,” tambahnya.
BACA JUGA:Polisi Limpahkan Tersangka Dugaan Penggelapan di Padang Betuah ke Jaksa
BACA JUGA:Heboh Ketua DPC PPP Benteng Merangkap Kepala PAUD, GOLBE dan Gerakan Lima Kamis Pertanyakan
Hendri menuturkan, arahan dan petunjuk dari pimpinan diperlukan sebelum pemerintah desa mengambil langkah lebih lanjut.
Selain memastikan langkah yang ditempuh sesuai ketentuan, arahan tersebut diharapkan dapat menjadi jalan tengah dalam menangani persoalan yang terjadi di lapangan.
“Jadi arahan dan petunjuk bupati itu lebih besar. Kita tidak melangkah. Mudah-mudahan yang disampaikan arahan bupati itu yang akhirnya membuat kita menjadi paham dan melangkah ke depan,” pungkas Hendri.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber: