Bawa Samurai hingga Bom Molotov, 21 Remaja Diamankan Polres Bengkulu Tengah
--
RAKYATBENTENG.DISWAY.ID - Satreskrim Polres Bengkulu Tengah mengamankan 21 remaja laki-laki yang diduga tergabung dalam kelompok gengster dan membawa sejumlah senjata tajam di Desa Air Sebakul, Kecamatan Talang Empat, Rabu malam (27/5/2026).
Pengamanan dilakukan setelah tim opsnal Satreskrim menerima laporan adanya kelompok remaja yang diduga melakukan penyerangan di wilayah Desa Bukit, Kecamatan Semidang Lagan.
Kapolres Bengkulu Tengah AKBP Totok Handoyo, S.I.K melalui Kasatreskrim AKP Susilo menjelaskan, saat itu tim tengah melaksanakan patroli mobiling di wilayah hukum Polres Bengkulu Tengah.
BACA JUGA:Dugaan Perundungan Pelajar SD di Bengkulu Tengah, Keluarga Bakal Tempuh Jalur Hukum
“Saat tim opsnal melaksanakan mobilling, kami mendapatkan informasi adanya kelompok gengster yang melakukan penyerangan di wilayah Desa Bukit, Kecamatan Semidang Lagan. Tim langsung melakukan pengejaran dan berhasil mengamankan 21 orang tersebut di Desa Air Sebakul,” ujar AKP Susilo.
Dari hasil pemeriksaan awal, sembilan remaja diketahui membawa berbagai alat dan senjata tajam, sementara 12 lainnya tidak membawa barang berbahaya.
Polisi mengamankan sejumlah barang bukti berupa samurai, parang, pisau, sabit, tojok sawit, linggis, pipa besi, hingga bom molotov.
BACA JUGA:Diduga Jarang Ngantor, Kabid SMP Dikbud Bengkulu Tengah Kini Pilih Mengundurkan Diri
“Sebanyak sembilan orang membawa alat berupa harness, pisau, sabit, parang, besi cor panjang, pipa besi, tojok sawit dan sebuah bom molotov,” jelasnya.
Setelah dilakukan pemeriksaan dan pendataan, seluruh remaja tersebut kemudian diserahkan kembali kepada pihak keluarga dengan disertai surat pernyataan bermaterai.
Pihak kepolisian juga mengimbau para orang tua agar meningkatkan pengawasan terhadap aktivitas anak-anak, terutama pada malam hari, guna mencegah keterlibatan dalam aksi yang membahayakan masyarakat.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber: