Petani Sawit Bengkulu Tengah Mulai Tersenyum, Harga TBS Berangsur Membaik
--
RAKYATBENTENG.DISWAY.ID - Harga tandan buah segar (TBS) kelapa sawit di Kabupaten Bengkulu Tengah mulai berangsur naik setelah sebelumnya sempat anjlok hingga menyentuh angka Rp900 per kilogram.
Kenaikan harga tersebut membawa harapan baru bagi para petani sawit yang beberapa waktu terakhir mengaku kesulitan akibat rendahnya harga jual hasil panen.
Salah seorang petani sawit, Nurul Huda, mengatakan kondisi harga sawit yang sempat berada di kisaran Rp900 hingga Rp1.000 per kilogram membuat banyak petani terpukul secara ekonomi.
BACA JUGA:Bawa Samurai hingga Bom Molotov, 21 Remaja Diamankan Polres Bengkulu Tengah
“Memang beberapa waktu lalu harga sawit hanya sekitar Rp900 sampai Rp1.000 per kilogram. Kondisi itu membuat kami sangat terpuruk dan hampir frustrasi,” ujar Nurul Huda.
Namun dalam beberapa hari terakhir, harga sawit mulai membaik dan berada di kisaran Rp1.900 hingga Rp2.100 per kilogram.
Menurutnya, kenaikan tersebut sedikit membantu meringankan beban petani meskipun harga saat ini masih belum kembali normal seperti sebelumnya.
BACA JUGA:Kemenag Bengkulu Tengah Sembelih 6 Ekor Sapi Kurban, 1 Ekor Lainnya Diserahkan ke Warga
BACA JUGA:Dugaan Perundungan Pelajar SD di Bengkulu Tengah, Keluarga Bakal Tempuh Jalur Hukum
“Kami berharap harga sawit bisa terus membaik hingga kembali normal di kisaran Rp2.600 sampai Rp2.800, bahkan kalau bisa mencapai Rp3.000 per kilogram,” tambahnya.
Hal senada disampaikan petani lainnya, Reza. Ia menilai kenaikan harga saat ini sudah cukup memberikan angin segar dibanding kondisi sebelumnya.
“Sekarang harga sudah kembali di angka Rp2.000-an. Walaupun belum normal, kondisi ini jauh lebih baik dibanding sebelumnya,” kata Reza.
BACA JUGA:O2SN SD Bengkulu Tengah Berakhir, Ini Daftar Peraih Medali Emas
Para petani juga berharap pemerintah turut melakukan pengawasan terhadap harga sawit di tingkat RAM maupun pengepul agar harga tetap stabil dan tidak merugikan masyarakat.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber: