DISWAY AWARDS

Sering Diusulkan untuk Perbaikan, Nasib Jembatan Gantung di Desa Ini Masih ‘’Menggantung’’

Sering Diusulkan untuk Perbaikan, Nasib Jembatan Gantung di Desa Ini Masih ‘’Menggantung’’

--

 

RAKYATBENTENG.DISWAY.ID – Perbaikan jembatan gantung telah beberapa kali diusulkan Pemerintah Desa Taba Pasmah Kecamatan Talang Empat ke Pemkab Bengkulu Tengah untuk dibangun permanen. 

 

Namun, hingga kini realisasi perbaikan jembatan gantung penghubung antar desa tersebut belum ada kepastian. sementara , semakin hari kondisi jembatan semakin mengkhawatirkan, pastinya mengancam keselamatan pejalan kaki ataupun kendaraan yang melintas.  

 

Dimintai tanggapannya, Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kabupaten Bengkulu Tengah, Agung Budiyanto, menjelaskan bahwa jembatan Taba Pasmah merupakan jembatan berstatus sebagai aset kabupaten.

 

BACA JUGA:Dana Desa Menyusut Drastis, Desa Semidang Hanya Dapat Rp220 Juta Tahun

BACA JUGA:Plt Kadis Dikbud Koordinasi ke Pusdatin Kemendikbudristek, Ijazah 35 Pelajar Bengkulu Tengah Segera Terbit

 

Usulan pembangunan jembatan permanen tersebut telah beberapa kali disampaikan oleh pemerintah desa, karena kondisinya yang kerap mengalami kerusakan dan hanya diperbaiki secara swadaya oleh masyarakat setempat.

 

‘’Jembatan di Desa Taba Pasmah merupakan jembatan kabupaten. Untuk pembangunan jembatan tersebut sudah diusulkan oleh bapak bupati melalui Dinas PUPR dan Bappeda ke Kementerian PUPR dan Kementerian Dalam Negeri, melalui Bina Pembangunan Daerah pada bulan Desember tahun 2025,’’ ujar Agung.

 

Menurutnya, peran Bappeda lebih pada perencanaan dan pengusulan program pembangunan, sedangkan untuk urusan teknis maupun perawatan jembatan menjadi kewenangan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait.

 

BACA JUGA:Berpotensi Tingkatkan PAD, DPRD Minta Pekab Bengkulu Tengah Garap Wisata Potensi Danau hingga Air Panas

BACA JUGA:Daftar Pemenang SIWO PWI Award 2026 dalam Rangkaian Hari Pers Nasional Banten

 

‘’Kalau untuk permasalahan dana perawatan atau lainnya, itu langsung ke OPD teknis, yaitu Dinas PUPR,’’ jelasnya.

 

Agung mengakui hingga saat ini belum ada kepastian waktu realisasi pembangunan jembatan tersebut. Namun, pihaknya berharap usulan yang telah disampaikan dapat segera ditindaklanjuti oleh pemerintah pusat.

 

‘’Kita belum tahu kapan akan terealisasi, mudah-mudahan masuk tahun ini. Kalau tidak, berarti masuk usulan tahun 2027,’’ pungkasnya.

 

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: