Warga Pondok Kelapa Peroleh Omzet Rp 150 Ribu-Rp 200 Ribu/Hari

Warga Pondok Kelapa Peroleh Omzet Rp 150 Ribu-Rp 200 Ribu/Hari

LIPUTAN 11 RBt - Setiap memasuki bulan suci Ramadhan, sering dijumpai pedagang takjil berjejer rapi dipinggir jalan lintas Kecamatan Pondok Kelapa. Mereka berjualan beraneka ragam makanan dan minuman. Bahkan dari hasil dagangannya, warga bisa mendapatkan omzet Rp 150 ribu hingga Rp 200 ribu/orang. Pedagang kelapa muda, Muktar mengatakan dirinya mulai berdagang usai azan Ashar. Membuka lapak di pinggir jalan raya Desa Pasar Pedati tepatnya diseberang SMPN 1 Benteng. Di lapak ini, ia berjualan es kelapa yang dihargainya Rp 10.000. Dalam sehari lebih kurang Rp 150 ribu omzet yang didapat. Ini tergolong rendah dibanding berjualan di pantai sungai suci. Bahkan jika diluar bulan puasa dapat mencapai Rp 300 ribu. ‘’Jualan disini sepi karena cuma saya sendiri yang berjualan. Coba kalau banyak yang jualan lebih terlihat ramai dan pembeli lebih tertarik untuk singgah karena jenis makanannya lebih bervariasi,’’ ujar Muktar. Sementara pedagang lain, Zarmiah mengaku dalam sehari memperoleh omzet Rp 200 ribu. Namun jika hujan menurun hingga Rp 50 ribu. ‘’Saya berjualan es buah, es cendol dan kue talam ubi. Untuk harga es buah dan es cendol Rp 5000 per gelas sedangkan kue talam ubi Rp 1000 per potong. Kalau dibanding tahun lalu, tahun ini lebih kecil keuntungan,’’ pungkas Zarmiah.(cw3)  

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Sumber: