Literasi Keuangan Pelajar Digenjot, Program KEJAR Dipercepat di Bengkulu Tengah
--
RAKYATBENTENG.DISWAY.ID - Pemerintah Kabupaten Bengkulu Tengah terus mempercepat implementasi Program Satu Rekening Satu Pelajar (KEJAR) sebagai langkah strategis dalam meningkatkan literasi keuangan di kalangan pelajar. Program ini menyasar siswa dari seluruh jenjang pendidikan, mulai dari PAUD, TK, SD, MI, SMP, MTs, SMA, SMK hingga MA, baik negeri maupun swasta.
Upaya percepatan tersebut ditandai dengan digelarnya Workshop Percepatan Implementasi Program KEJAR yang berlangsung di Aula Pendopo Bukit Kandis, Kabupaten Bengkulu Tengah, Selasa (10/2). Kegiatan ini dihadiri oleh perwakilan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan, Bank BPD, Otoritas Jasa Keuangan (OJK), serta sejumlah undangan lainnya.
Workshop ini merupakan tindak lanjut dari Keputusan Presiden Nomor 26 Tahun 2019 tentang Hari Indonesia Menabung (HIM), yang bertujuan menumbuhkan budaya menabung sejak usia dini melalui satuan pendidikan.
BACA JUGA:Tingkatkan Kualitas PAUD, Dikbud Benteng Gelar Pembinaan di TK Satu Atap Pondok Kubang
Kepala SD Negeri 62 Bengkulu Tengah, Tarmizi, S.Pd, menyampaikan bahwa Program KEJAR menjadi sarana efektif untuk menanamkan kebiasaan menabung kepada pelajar sekaligus membentuk karakter disiplin dalam mengelola keuangan.
“Hasil dari workshop ini akan kami sosialisasikan kepada para guru dan wali murid agar terlibat aktif. Menabung bukan sekadar menyisihkan uang jajan, tetapi juga membentuk karakter disiplin siswa dalam mengatur keuangan sejak dini,” ujar Tarmizi.
Sementara itu, Pelaksana Tugas Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Bengkulu Tengah, Erriyanto, S.Pd, M.A.P, menegaskan pentingnya percepatan implementasi Program KEJAR di seluruh satuan pendidikan. Ia mengajak sekolah-sekolah untuk segera melakukan pendataan terhadap siswa yang belum memiliki rekening tabungan.
BACA JUGA:Program Jaksa Masuk Sekolah Hadir di SMPN 5 Bengkulu Tengah, Tanamkan Kesadaran Hukum Sejak Dini
“Program KEJAR merupakan bagian dari komitmen pemerintah daerah untuk memastikan setiap pelajar memiliki akses terhadap layanan keuangan sejak dini,” kata Erriyanto.
Ia menambahkan, sebagai bentuk dukungan terhadap program tersebut, satuan pendidikan didorong menjalin kerja sama dengan bank pelaksana tabungan Simpanan Pelajar (Simpel). Langkah ini diharapkan dapat mempermudah proses pembukaan rekening bagi siswa yang belum memiliki tabungan, sekaligus memperluas inklusi keuangan di Bengkulu Tengah.
Dengan percepatan Program KEJAR, Pemkab Bengkulu Tengah optimistis budaya menabung dan pemahaman keuangan pelajar akan semakin meningkat, sehingga mampu menciptakan generasi yang cerdas dan bijak dalam mengelola keuangan sejak dini.(iza)
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:
