RKB TK Sayang Bunda Ditemukan Keretakan, PPTK Pastikan Kontraktor Turun ke Lapangan
--
RAKYATBENTENG.DISWAY.ID - Kontraktor proyek pembangunan Ruang Kelas Baru (RKB) Taman Kanak-kanak (TK) Sayang Bunda di Desa Nakau, Kecamatan Talang Empat, Kabupaten Bengkulu Tengah dijadwalkan turun langsung ke lokasi untuk melakukan pengecekan.
Langkah ini dilakukan menyusul temuan keretakan pada bangunan yang rencananya segera difungsikan.
Kondisi tersebut menjadi sorotan karena kerusakan tidak hanya terjadi pada ruang kelas, tetapi juga pada fasilitas pendukung seperti WC.
Padahal, bangunan masih berada dalam masa pemeliharaan oleh pihak penyedia.
BACA JUGA:1.382 Pelajar SMA/SMK di Bengkulu Tengah Lulus, Sekolah Tekankan Kelulusan Tanpa Euforia Berlebihan
BACA JUGA:Pemkab Bengkulu Tengah Salurkan Qurban ke Desa, Empat Wilayah Jadi Prioritas
Situasi ini menimbulkan kekhawatiran terkait kualitas pekerjaan serta kesiapan bangunan untuk digunakan sebagai sarana pendidikan anak usia dini.
Masyarakat pun mempertanyakan respons cepat dari kontraktor terhadap kondisi tersebut.
Menanggapi hal ini, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud) Bengkulu Tengah memastikan telah melakukan koordinasi dengan pihak penyedia untuk segera menindaklanjuti temuan di lapangan.
Pejabat Pelaksana Teknis Kegiatan (PPTK) Dikbud Bengkulu Tengah, Freddy Binsar Lumban Toruan, menyampaikan bahwa pihak kontraktor seharusnya telah mengetahui kondisi keretakan tersebut.
BACA JUGA:Kasus Dugaan Keracunan MBG, Bupati Minta Publik Bersabar Tunggu Hasil BPOM
BACA JUGA:BMA Bengkulu Tengah Sayangkan Pengurus FKUB Tergabung Parpol
“Berarti kontraktor sudah tahu kan, biasanya mereka cepat tanggap,” ujar Freddy.
Ia menambahkan, pihak penyedia telah menyanggupi untuk turun langsung ke lokasi dalam waktu dekat guna memastikan kondisi bangunan secara menyeluruh.
“Sudah kami konfirmasi, dan diusahakan besok mereka turun ke lapangan untuk melihat kondisi bangunan,” tambahnya.
Sementara itu, Kepala Desa Nakau, Elvi Febrianty, mengungkapkan bahwa hingga saat ini belum ada kepastian terkait waktu pemanfaatan bangunan tersebut karena belum adanya koordinasi lanjutan dengan pihak sekolah.
“Belum tahu kapan akan difungsikan, karena belum ada koordinasi lebih lanjut,” jelas Elvi.
BACA JUGA:Tinjau Ulang Jabatan Kabid Rangkap Plt Dirut RSD, Dewan: Apakah Tidak Ada Orang Lain?
BACA JUGA:10 Alumni Kaizu Bengkulu mantap pilih berkarir di Hotel Bintang 4 dan 5 Tokyo, Sapporo dan Kyoto
Diharapkan, pengecekan yang dilakukan kontraktor dapat segera diikuti dengan perbaikan agar bangunan benar-benar layak dan aman digunakan sebelum difungsikan untuk kegiatan belajar mengajar.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber: