Karut-marut Seragam Olahraga Guru: Dinas Siapkan Panggilan ke-2, Dewan Dituding ‘Macan Ompong’

Karut-marut Seragam Olahraga Guru: Dinas Siapkan Panggilan ke-2, Dewan Dituding ‘Macan Ompong’

ilustrasi--

 

RAKYATBENTENG.DISWAY.ID – Sudah memasuki awal Mei 2026 kegiatan pengadaan seragam olahraga guru anggaran Dinas Dikbud Kabupaten Bengkulu Tengah Tahun 2025 tak kunjung tuntas 100 persen.

 

Kali terakhir pihak dinas mengembalikan sekitar 500-an stel lantaran kesalahan ukuran, dan dari penyedia terpaksa memesan ulang ke pabrik, namun hingga kini seragam yang menelan anggaran sekitar Rp400 jutaan tersebut belum sampai ke tangan PPTK dinas.

 

Dihubungi kemarin, Minggu 3 Mei 2026, Tri Pardiansyah selaku PPTK menyayangkan permasalahan ini berlarut. 

Dari dinas sendiri telah mengambil tindakan dengan menyurati penyedia pada akhir April lalu untuk hadir di kantor dinas guna memberikan penjelasan. 

 

BACA JUGA:10 Alumni Kaizu Bengkulu mantap pilih berkarir di Hotel Bintang 4 dan 5 Tokyo, Sapporo dan Kyoto

BACA JUGA:Pimpin Gelar Operasional Triwulan I Tahun 2026, Kapolda Bengkulu Beri Penghargaan kepada Polres Berprestasi

 

Namun pihak penyedia tidak hadir, terkesan tidak menggubris panggilan tersebut.

 

"Saya berkoordinasi dengan Plt Kadis dan beliau menyarankan untuk bersurat. Sudah kita layangkan surat pada hari senin untuk diharapkan datang pada hari selasa pekan lalu, tetapi sampai hari rabu belum juga datang, bahkan tidak ada kabar beritanya," kata Tri.

 

Rencananya, lanjut Tri pihaknya kembali bersurat hari ini, Senin 4 Mei 2026 selambatnya Selasa 5 Mei 2026. Diharapkan penyedia dapat kooperatif dengan memenuhi panggilan. 

 

"Kami bakal memberikan panggilan kedua, kita masih berikan torelansi yang amat sangat lama. Mulai dari perjanjian di akhir tahun 2025 hingga sekarang. Jika tidak hadir juga saya akan berkoordinasi kembali dengan Plt mengenai langkah yang akan diambil," kata Tri.

 

BACA JUGA:Hari ke-7 Operasional Haji: 34.657 Jemaah Diberangkatkan, 30.611 Jemaah Telah Tiba di Medinah

BACA JUGA:Belanja Plakat Pemkab Bengkulu Tengah Kuras Ratusan Juta Rupiah Disorot Aktivis LSM

 

Di sisi lain, janji semula para Wakil Rakyat di DPRD Kabupaten Bengkulu Tengah menggelar RDP (Rapat Dengar Pendapat) dan RDPU (Rapat Dengar Pendapat Umum) menindaklanjuti karut-marut pengadaan seragam olahraga guru tidak ada kejelasan. 

 

Hal ini menyulut kritikan dari salah seorang kritikus lokal, Trio. Trio mengibaratkan dewan di komisi yang membidangi pendidikan ‘macan ompong’, lantaran tidak ada ketegasan.

 

‘’Hingga kini masalahnya belum selesai, pakaian seragam yang merupakan haknya guru dibiayai dari APBD tidak ada kejelasannya. Kita sayangkan anggota dewan kita hanya diam, katanya akan hearing memanggil pihak-pihak terkait tapi sampai sekarang tidak terealisasi. Tak ubahnya macan ompong. Selaku wakil yang dipilih oleh rakyat mereka seharusnya menunjukkan taring, serius menindaklanjuti permasalahan yang sudah lama mencuat di media dan sekarang ramai di media sosial,’’ tandas Trio.

 

 

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: