DISWAY AWARDS

Jalan Kota Niur Kian Rusak, Warga Inisiatif Minta Pemda Pinjamkan Alat Berat

Jalan Kota Niur Kian Rusak, Warga Inisiatif Minta Pemda Pinjamkan Alat Berat

--

RAKYATBENTENG.DISWAY.ID - Kondisi jalan akses menuju Desa Kota Niur, Kecamatan Semidang Lagan, Kabupaten Bengkulu Tengah, kian memprihatinkan. Kerusakan jalan yang terus bertambah membuat mobilitas warga terganggu dan desa tersebut terancam semakin terisolir.

Kerusakan terjadi akibat tidak adanya lagi kendaraan berat yang melintas di jalan tersebut. Dampaknya, bebatuan besar yang sebelumnya tertanam kini terangkat ke permukaan, membuat jalan sulit dilalui kendaraan, terutama saat cuaca hujan.

Pemerintah Desa Kota Niur bersama masyarakat sebenarnya telah berulang kali menyampaikan permohonan perbaikan jalan kepada pemerintah daerah, baik secara lisan maupun tertulis. Namun hingga kini, perbaikan belum dapat direalisasikan karena status jalan yang berada di kawasan hutan buruh serta sebagian lainnya masuk dalam wilayah Hak Guna Usaha (HGU) perusahaan.

BACA JUGA:Dana Desa Menyusut Drastis, Desa Semidang Hanya Dapat Rp220 Juta Tahun

Kepala Desa Kota Niur, Rangga Fernando, menyampaikan bahwa pihaknya memahami keterbatasan pemerintah daerah, terutama kondisi keuangan yang tengah mengalami efisiensi. Hal tersebut juga telah disampaikan dalam Musyawarah Perencanaan Pembangunan Kecamatan (Musrenbangcam) Semidang Lagan.

“Kami tidak menyalahkan pemerintah daerah. Dalam Musrenbangcam kemarin sudah dijelaskan bahwa kondisi keuangan daerah memang sedang sulit dan dalam tahap efisiensi. Tentu hal itu kami maklumi,” ujar Rangga.

Meski demikian, ia menegaskan bahwa kebutuhan akan akses jalan yang layak tetap menjadi kebutuhan mendesak bagi masyarakat Desa Kota Niur. Saat ini, jumlah penduduk desa mencapai sekitar 800 jiwa, belum termasuk warga dari luar desa yang memiliki aktivitas perkebunan di wilayah tersebut.

BACA JUGA:Bantu Padamkan Kebakaran Hingga Evakuasi Ular, Kadis: Damkar Bengkulu Tengah Siap Dihubungi Kapan Saja

“Di sisi lain, kami sangat membutuhkan jalan ini karena desa semakin terisolir. Masyarakat Desa Kota Niur ada sekitar 800 jiwa, belum lagi warga luar yang berkebun di sini,” jelasnya.

Sebagai bentuk inisiatif dan solusi sementara, pemerintah desa bersama masyarakat mengajukan permohonan kepada Pemerintah Kabupaten Bengkulu Tengah agar dapat meminjamkan alat berat untuk perbaikan jalan secara darurat.

“Kami berinisiatif mencari solusi. Harapan kami, Pemda bisa meminjamkan alat berat untuk meratakan jalan. Jika alatnya dipinjamkan secara gratis, masyarakat siap mengupayakan biaya bahan bakar dengan cara iuran,” kata Rangga.

BACA JUGA:Plt Kadis Dikbud Koordinasi ke Pusdatin Kemendikbudristek, Ijazah 35 Pelajar Bengkulu Tengah Segera Terbit

Ia berharap, dengan perbaikan sementara tersebut, kondisi jalan setidaknya dapat layak dilalui selama satu tahun ke depan. Jika pada tahun berikutnya pembangunan permanen belum juga terealisasi, masyarakat siap kembali mengajukan peminjaman alat berat.

“Setidaknya jalan bisa dilalui kendaraan selama satu tahun. Kalau tahun depan belum bisa dibangun juga, kemungkinan kami akan kembali mengajukan peminjaman alat,” pungkas Rangga.(one)

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: