Hujan Badai Akibatkan Warga Kota Bengkulu Tewas Ditimpa Pohon, Bagaimana dengan di Wilayah Bengkulu Tengah?

Hujan Badai Akibatkan Warga Kota Bengkulu Tewas Ditimpa Pohon, Bagaimana dengan di Wilayah Bengkulu Tengah?

Ranting berserakan di Liku Sembilan Bengkulu Tengah.--

RAKYATBENTENG.COM – Hujan disertai badai yang terjadi sejak pukul 17.15 WIB Senin, 8 Mei 2023 juga berdampak di wilayah Kabupaten Bengkulu Tengah (Benteng). Jika di Kota Bengkulu terdapat pohon tumbang yang menimpa pengendara mobil hingga tewas di jalan Danau Dendam Tak Sudah, lantas bagaimana di Bengkulu Tengah?

Disampaikan Kades Srikuncoro, Romadhan, jika listrik mulai padam sejak hujan badai.
‘’Listrik di desa kami langsung padam saat hujan badai. Kalau kondisi rumah warga tidak ada yang terdampak. Masih aman,’’ ujar Romadhan.

Sementara, Kades Pagar Gunung, Yulis menyampaikan jika kondisi desa dalam keadaan aman. Hanya saja hingga saat ini listrik masih padam.
‘’Sejak pukul 17.30 WIB sampai sekarang, listrik masih padam,’’ kata Yulis.

Terpisah, Kades Karang Tinggi, Saiful menuturkan hujan badai mengakibatkan satu pohon tumbang tepatnya di sekitar SDN 4 Benteng. Beruntung tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut.
‘’Ada pohon tumbang. Arus lalu lintas masih berjalan lancar. Besok pagi akan kami bersihkan,’’ kata Saiful.

Sementara itu, Kapolres Benteng, AKBP. Dedi Wahyudi, S.Sos, S.Ik, MH, M.Ik melalui Kasat Lantas, Iptu. Wiyanto, SH mengungkapkan, berdasarkan informasi yang diterima, saat ini di wilayah Liku Sembilan Benteng tidak terdapat pohon tumbang. Hanya terdapat ranting yang berserakan. Meski demikian, dirinya mengimbau agar pengendara untuk tetap waspada.
‘’Sejauh ini tidak ada pohon tumbang di wilayah Liku Sembilan Benteng. Hanya ada ranting saja. Tapi arus lalu lintas aman. Pengendara yang melintasi wilayah pegunungan kami imbau waspada,’’ pungkas Wiyanto.

Sementara itu, dilansir dari harianrakyatbenteng.bacakoran.co, dua dari tiga penumpang mobil Honda Brio BD 1461 EE yang tertimpa pohon di Jalan Danau dekat Danau Dendam Tak Sudah, Senin, 8 Mei 2023 sore akhirnya meninggal dunia.
Kedua korban yang meninggal dunia tersebut adalah Sri Martini (40) dan Assura Masita (22). Keduanya merupakan ibu dan anak warga Jalan Manggis  RT 18  Kelurahan Panorama, Kota Bengkulu.
Sementara satu korban lainnya, yakni Irma masih dirawat di RS DKT dan akan dirujuk ke RS Bhayangkara.

Disampaikan, salah satu petugas yang berjaga di rumah sakit DKT Kota Bengkulu, pada saat sampai korban Asyura, nyawa korban tak terselamatkan dan sudah dinyatakan meninggal.
“Satu korban yang meninggal sudah dibawa pulang,” ucap petugas rumah sakit (8/5).

Pacar korban Yudha juga membenarkan pemberitaan tersebut, dia sendiri juga sudah mendapat kabar bahwa saat ini korban Asyura sudah dibawa ke rumah duka.
“Iya betul,” sampai Yudha kepada KORANRB.ID melalui pesan WhatsApp.
Sementara, untuk korban Irma Asmaya sari dinyatakan selamat, saat ini korban sudah dirujuuk ke rumah sakit Bahayangkara Kota Bengkulu.
Akibat menderita luka di hidungnya karena kejadian tersebut. Tampak di lokasi korban Irma terus memegang hidungnya sambil menangis akibat luka yang dideritanya.
“Nama nya Irma Asmayasari, mau kita rujuk ke rumah sakit bahayangkara,” kata salah satu keluarga Irma.

Sebelumnya, menurut salah satu saksi mata, Zul Hakim, ada tiga perempuan yang berada di dalam mobil naas tersebut. Kondisinya tidak sadarkan diri, dan sudah dilarikan ke rumah sakit.
“Dua didepan kondisinya tidak sadarkan diri, yang dibelakang masih sadar. Dari arah Panorama menuju ke simpang Brimob,” jelas Zul Hakim.

Sementara Yudha yang mengaku pacar salah satu korban di dalam mobil, mengatakan ketiga korban tertimpa pohon ketika hendak pulang kerja dari Dona Motor. Dari Panorama menuju Simpang Brimob.
“Dua di depan, Sri Martini (40), yang nyopir Assura Masita (22), dan yang di belakang teman pacar saya, Irma (30),” ungkap Zul Hakim yang merupakan pacar Assura.

Sementara itu, satu unit mobil BD 1622 AS terpantau tertimpa ranting pohon. Terlihat bagian depan mobil hancur. Peristiwa ini sempat terekam oleh warga, dan dishare di media sosial.
Peristiwa itu terjadi di Jalan Basuki Rahmat depan Kantor Stasiun TVRI Bengkulu.(fry/imo)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Sumber: