RAKYATBENTENG.DISWAY.ID - Kondisi papan reklame yang merupakan proyek Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Bengkulu Tengah di dua sekolah menjadi sorotan. Hingga kini, reklame yang berada di SDN 40 Bengkulu Tengah dan SMPN 1 Bengkulu Tengah dilaporkan belum mendapatkan perbaikan signifikan.
Di SDN 40 Bengkulu Tengah, kondisi reklame bahkan memprihatinkan. Kerangka dan seng pelat yang sebelumnya terpasang telah dilepas karena dikhawatirkan roboh dan membahayakan warga sekolah. Saat ini, hanya tersisa tiang penyangga di lokasi tersebut.
BACA JUGA:Revitalisasi Sekolah Bengkulu Tengah Masih Diverifikasi Pusat, Pengumuman Penerima Bantuan Juni 2026
“Iya, sudah dilepas karena sangat berbahaya jika roboh dan menimpa guru maupun pelajar. Sekarang hanya tinggal tiangnya saja,” ujar salah seorang guru setempat.
Kondisi ini dinilai berbeda dengan penanganan kerusakan fasilitas lain, seperti perbaikan atap dan plafon Balai Buntar yang sebelumnya rusak diterpa angin dan segera diperbaiki setelah menjadi pemberitaan. Sementara itu, dalam kurun waktu beberapa bulan, dua unit papan reklame yang rusak tersebut belum menunjukkan adanya perbaikan.
BACA JUGA:Sistem Zonasi Bergeser ke Jalur Domisili, Dikbud Bengkulu Tengah Matangkan SPMB 2026
Padahal, Pejabat Pelaksana Teknis Kegiatan (PPTK) proyek tersebut berada di bawah instansi yang sama, yakni Dinas Dikbud Bengkulu Tengah.
Sorotan juga datang dari Koordinator LSM Pro Jamin, Muslim, SE. Ia menilai lambannya perbaikan menunjukkan kurangnya profesionalitas penyedia sebagai pihak yang bertanggung jawab terhadap proyek tersebut.
“Kami menyayangkan hingga kini belum ada perbaikan sama sekali, padahal kondisinya sudah cukup menjadi perhatian. Kami berharap pemerintah melalui pihak terkait lebih peka terhadap keluhan masyarakat. Jika dibiarkan, dikhawatirkan dapat membahayakan,” tegasnya.
BACA JUGA:Diduga Langgar Regulasi, PPPK Rangkap BPD Akan Dikaji Tim Khusus Pemkab
Ia menambahkan, persoalan ini seharusnya menjadi perhatian bersama dalam upaya meningkatkan sarana dan prasarana (sapras) pendidikan yang efektif, aman, serta dikelola secara transparan dan akuntabel.
Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi dari pihak terkait mengenai jadwal perbaikan papan reklame tersebut. (iza)