Akal yang sehat adalah syarat penting dalam menjalankan ibadah puasa.
Seseorang yang tidak memiliki akal sehat, baik karena gangguan mental atau pengaruh alkohol dan obat-obatan terlarang, tidak diwajibkan untuk berpuasa, karena mereka tidak dapat memahami tujuan dan makna dari puasa itu sendiri.
BACA JUGA:Hadis Nabi Tentang Keistimewaan Bulan Ramadhan, Lebih dari Sekadar Pintu Surga yang Dibuka!
4. Mampu Menjalankan Puasa
Seorang muslim harus dalam keadaan cukup kuat dan mampu untuk menjalankan puasa. Bagi mereka yang tidak mampu melaksanakannya, seperti karena sakit, usia lanjut, hamil, menyusui, atau sedang bepergian jauh (musafir), diizinkan untuk tidak berpuasa. Sebagai penggantinya, mereka dapat mengganti puasa di lain waktu atau membayar fidyah.
5. Mengetahui Awal Ramadan
Mengetahui awal bulan Ramadan adalah syarat penting dalam menentukan dimulainya puasa. Jika seseorang yang dipercaya melihat hilal atau bulan sabit yang menandakan awal Ramadan, maka puasa wajib dimulai pada hari itu. Jika hilal tidak terlihat karena cuaca, maka bulan Sya'ban dianggap genap 30 hari.
BACA JUGA:Beda Negara, Beda Waktu Puasa! Ini Daftar 10 Negara dengan Durasi Puasa Terpanjang dan Tersingkat
Dengan memenuhi kelima syarat ini, seorang Muslim dapat menjalankan ibadah puasa Ramadan dengan sah dan sesuai dengan tuntunan agama. (**)