‘’Keluarga menolak untuk adanya otopsi atau pemeriksaan lebih lanjut. Jadi jenazah dibawa keluarga dan dimakamkan. Sampai sekarang belum tahu apa penyebab terjadinya kebakaran. Bisa saja saat memasak nasi atau lampu teplok. Karena pondok itu berbahan papan,’’ ujar Trisno.
Terpisah, Kapolres Benteng, AKBP. Rido Purba, S.Ik, MH melalui Kapolsek Karang Tinggi, Iptu. Heri Stevanus mengatakan jika kejadian tersebut ditangani langsung oleh Satuan Reskrim Polres Benteng.
‘’Korban ditemukan sudah dalam bentuk tulang-belulang terbakar habis. Jenazah langsung dibawa pulang oleh keluarga,’’ pungkas Heri.(fry)