SPMB Ditutup, Ada SMPN di Bengkulu Tengah Hanya Dapat 1 Murid Baru
--
RAKYATBENTENG.DISWAY.ID – Perhelatan Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) tahun ajaran 2026/2027 tingkat Sekolah Menengah Pertama (SMP) di Kabupaten Bengkulu Tengah resmi ditutup per Rabu (8/7/2026).
Ironisnya, hingga masa pendaftaran berakhir, terdapat satu SMP Negeri yang hanya mendapatkan satu orang pendaftar saja.
Sekolah tersebut adalah SMPN 26 Bengkulu Tengah. Kondisi serupa juga dialami lima sekolah negeri lainnya yang mencatat penerimaan murid baru kurang dari 10 orang.
BACA JUGA:Santer Isu Mutasi Pejabat Eselon III Menguat, BKPSDM Bengkulu Tengah Tunggu Arahan Bupati
BACA JUGA:BPK Soroti BPHTB PTSL di Bengkulu Tengah, BKD Beri Penjelasan Begini
Rinciannya, SMPN 23 hanya menerima 4 murid baru, kemudian SMPN 16, SMPN 22, dan SMPN 25 masing-masing hanya mendapat 6 murid, serta SMPN 17 sebanyak 7 orang.
Berdasarkan data yang dirilis oleh Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud) Bengkulu Tengah, secara keseluruhan kuota SMP Negeri di wilayah ini memang tidak terpenuhi.
Dari total daya tampung sebanyak 2.359 kursi yang tersebar di 32 SMP Negeri, hanya terisi sebanyak 1.459 orang.
BACA JUGA:SPSI Bengkulu Tengah Gelar Rapat Hingga Larut Malam Sikapi Nasib Pekerja, Septi:
Jika dibandingkan dengan jumlah kelulusan tingkat SD yang mencapai 1.683 pelajar, terdapat selisih sekitar 224 pelajar yang kemungkinan memilih mendaftar di sekolah swasta, sekolah di luar daerah, atau putus sekolah.
Penurunan tren pendaftar ini bahkan dirasakan oleh sekolah-sekolah favorit yang biasanya kebanjiran peminat.
SMPN 1 Bengkulu Tengah misalnya, tahun ini hanya menerima 244 siswa dari daya tampung 288 siswa.
Kemudian SMPN 3 hanya terisi 169 dari 192 kuota, dan SMPN 5 mendapat 126 murid baru dari 192 kuota yang dibuka.
BACA JUGA:Telan Dana APBN Rp900 Juta, Program Revitalisasi 3 Sekolah Ditandai Penetapan Titik Nol
BACA JUGA:Jembatan Taba Pasmah Mulai Dibangun, Jalur Penghubung 2 Kecamatan Dialihkan Lewat Simpang Nakau
Kepala Dinas Dikbud Bengkulu Tengah, Erriyanto, melalui Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Bidang Pembinaan SMP, Sulianto, menegaskan bahwa pengumuman penerimaan telah resmi dilakukan pada Kamis (9/7/2026).
"Pelaksanaan SPMB tingkat SMP di Bengkulu Tengah telah tuntas. Nama murid baru yang diterima di setiap sekolah telah ditetapkan hari ini. Untuk SMP Negeri, kuotanya memang tidak terpenuhi 100 persen," singkat Sulianto.
Kendati kuota murid baru tidak terisi penuh, Sulianto memastikan jumlah Rombongan Belajar (Rombel) tidak mengalami pengurangan, yakni tetap 78 rombel di 32 SMP Negeri.
BACA JUGA:Bukan Cari Kesalahan, Bupati Benteng Sebut Rapat Evaluasi HUT ke-18 Jadi Bahan Naik Kelas
BACA JUGA:Pabrik Karet Terbesar di Bengkulu Tengah di Ujung Tanduk? Nunggak Gaji Pekerja Beberapa Bulan
Hanya saja, jumlah murid dalam satu kelasnya menjadi lebih sedikit dan tidak mencapai batas maksimal 32 orang per rombel.
Di sisi lain, fenomena sebaliknya justru terjadi di sekolah swasta.
Terdata ada dua SMP swasta di Bengkulu Tengah yang sukses memenuhi kuota secara maksimal, yakni SMP IT Mahad Rabbani yang menjaring 37 murid baru dan SMP Ihyaul Quran sebanyak 54 murid baru.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber: