SPSI Bengkulu Tengah Gelar Rapat Hingga Larut Malam Sikapi Nasib Pekerja, Septi:

SPSI Bengkulu Tengah Gelar Rapat Hingga Larut Malam Sikapi Nasib Pekerja, Septi:

Septi Peryadi, Ketua FSPPP-SPSI Provinsi Bengkulu----

 

RAKYATBENTENG.DISWAY.ID - Pertemuan menindaklanjuti permasalahan yang dialami para pekerja pabrik karet terbesar di Bengkulu Tengah digelar di Sekretariat Federasi Serikat Pekerja Pertanian dan Perkebunan Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (FSPPP-SPSI) Provinsi Bengkulu di Kecamatan Talang Empat, pada Kamis 9 Juli 2026.

 

Dipimpin langsung Ketua SPSI, Septi Peryadi dihadiri oleh beberapa Pimpinan Unit Kerja (PUK) dan lainnya.

 

"Kita baru saja mengadakan rapat dengan kawan-kawan PUK pabrik berkaitan dengan kegiatan mereka di perusahaan. Kita sudah mengetahui sejak bulan April mereka sudah tidak operasional dan gaji mereka tersendat," kata Septi.

 

BACA JUGA:Gaduh Pekerja Pabrik Karet Terbesar di Bengkulu Tengah Tuntut Kejelasan Nasib, Disnakertrans Tidak Bergeming

BACA JUGA:PPDB SMP 2026 Berakhir, SMPN 5 Bengkulu Tengah Catat 130 Pendaftar dari 192 Kuota

 

"Kita upayakan menempuh mediasi dengan perusahaan bagaimana jalan keluarnya, karena mereka saat ini digantung. Perusahaan tidak berjalan gaji tidak dibayarkan. Kalau memang tutup harus ada kejelasan masalah uang pesangon dan lain-lain. Kemudian kita juga akan surati Dinas Nakertrans supaya nanti ada mediasi disana, kedua kita akan surati pimpinan perusahaan. Maunya bagaimana dan langkah selanjutnya seperti apa," tambah Septi.

 

Masih hasil dari rapat, Septi menyampaikan bahwa dari pekerja pada dasarnya masih ingin bekerja dengan normal dengan gaji yang lancar.

 

"Keinginan pekerja itu ingin bekerja kembali seperti semula. Gaji normal pekerjaan normal. Namun kita tidak tahu saat ini kondisi perusahaan bagaimana karena mereka tidak ada bercerita dengan karyawan," jelas Septi.

 

BACA JUGA:Telan Dana APBN Rp900 Juta, Program Revitalisasi 3 Sekolah Ditandai Penetapan Titik Nol

BACA JUGA:Dapat Pujian dari Kasat Lantas Benteng, Ini Cerita Kreator di Balik Video Edukasi Helm

 

Terpisah Ketua PUK PT. BAM, M. Sar'an menyampaikan, langkah yang diambil untuk membantu para karyawan tentu sebelumnya sudah ada pertemuan antara pimpinan dan PUK. Akan tetapi belum ada kejelasan.

 

"Yang jelas setiap bulan atau setengah bulan itu ada pertemuan, pihak pimpinan selalu memberikan janji dan kami berupaya untuk langkah selanjutnya mengajak pihak terkait termasuk dengan Dinas Nakertrans  Bengkulu Tengah," pungkas M. Sar'an.

 

 

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: