Jembatan Paku Haji Membahayakan Pengendara, Pemda Sebut Perbaikan Segera Dimulai
--
RAKYATBENTENG.DISWAY.ID - Kondisi jembatan Paku Haji Kecamatan Pondok Kubang di Kabupaten Bengkulu Tengah semakin memprihatinkan.
Kerusakan pada sejumlah bagian jembatan kerap membuat kendaraan tersangkut saat melintas, sehingga membahayakan keselamatan pengguna jalan.
Meski demikian, masyarakat masih harus bersabar karena proses rehabilitasi jembatan tersebut masih menunggu tahapan lelang yang tengah berlangsung.
BACA JUGA:Oknum Pejabat Pemegang Mobnas Pelat Dilepas Belum Berikan Tanggapan, Pengamat Hukum:
BACA JUGA:Jalan dan Jembatan di 2 Desa Masuk Prioritas IJD 2026, Penantian Masyarakat Selama 4 Tahun Akhirnya
Pemerintah Kabupaten Bengkulu Tengah memastikan perbaikan jembatan telah masuk dalam program prioritas pembangunan tahun 2026.
Warga pun berharap proyek tersebut segera direalisasikan agar aktivitas masyarakat kembali aman dan lancar.
Kepala Desa Paku Haji, Cito Abadi, S.I.Kom., mengatakan pihaknya telah berkoordinasi dengan Pemerintah Kabupaten Bengkulu Tengah terkait kondisi jembatan tersebut.
Berdasarkan informasi yang diterimanya, Bupati Bengkulu Tengah telah memastikan bahwa Jembatan Paku Haji menjadi salah satu prioritas rehabilitasi pada tahun ini.
BACA JUGA:Dugaan Kejanggalan Proyek Lampu Berbinar Dinas Dikbud Menguat, Golbe Tunggu Ketegasan APH
"Saat saya berkomunikasi dengan Bupati beberapa waktu lalu, beliau menyampaikan bahwa jembatan ini memang akan diperbaiki. Namun, saat ini masih menunggu proses lelang selesai. Alhamdulillah, jembatan kami sudah masuk dalam prioritas pembangunan tahun ini," ujar Cito Abadi.
Menurutnya, kerusakan jembatan sudah cukup parah dan sering menimbulkan kendala bagi pengendara yang melintas.
Bahkan, tidak sedikit kendaraan yang tersangkut akibat kondisi permukaan jembatan yang rusak sehingga berpotensi menyebabkan kecelakaan.
BACA JUGA:Oknum Perangkat Desa Diduga Aniaya Ipar Gunakan Kayu Balok, Polisi Periksa Saksi-Saksi
BACA JUGA:Dugaan Penyimpangan Dana Revitalisasi Sekolah Dilidik Polda, Mantan Kadis Sebut Belum Tahu
Selama menunggu pelaksanaan proyek pemerintah, masyarakat bersama pemerintah desa terus berupaya melakukan penanganan sementara secara swakelola agar jembatan tetap dapat dilalui.
"Kondisi jembatan memang sudah rusak parah. Banyak pengendara yang kendaraannya tersangkut saat melintas dan tentu sangat membahayakan. Selama ini kami berupaya melakukan perbaikan secara swakelola, tetapi sifatnya hanya sementara. Kami berharap proses lelang segera selesai agar pekerjaan fisik bisa segera dimulai," tambahnya.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber: