Dugaan Kejanggalan Proyek Lampu Berbinar Dinas Dikbud Menguat, Golbe Tunggu Ketegasan APH

Dugaan Kejanggalan Proyek Lampu Berbinar Dinas Dikbud Menguat, Golbe Tunggu Ketegasan APH

--

 

RAKYATBENTENG.DISWAY.ID - Aktivis Golbe menantikan ketegasan Polres Bengkulu Tengah yang sebagaimana diketahui sedang mengusut dugaan penyimpangan pengadaan lampu penerangan program berbinar di lingkungan Dinas Dikbud.

 

Pasalnya, dikatakan Hasnul Effendi, Koordinator Golbe, temuan padamnya lampu di sejumlah sekolah menguatkan dugaan kejanggalan terhadap kualitas lampu yang menguras anggaran Miliaran Rupiah tersebut.

 

"Keterangan dari kepala sekolah yang kami baca di berita menerangkan bahwa lampu di tempat mereka rusak parah sehingga tidak dapat diperbaiki lagi, kita pertanyakan kualitas lampu-lampu tersebut. Padahal baru tahun lalu terpasang tapi sudah banyak yang rusak. Dari segi azas manfaat juga tidak ada kalau lampunya tidak menyala, mubazir saja anggaran yang besar," kritik Fendi.

 

BACA JUGA:Oknum Perangkat Desa Diduga Aniaya Ipar Gunakan Kayu Balok, Polisi Periksa Saksi-Saksi

BACA JUGA:Dugaan Penyimpangan Dana Revitalisasi Sekolah Dilidik Polda, Mantan Kadis Sebut Belum Tahu

 

"Kami menunggu ketegasan APH untuk menuntaskan proses hukum yang sedari kemarin berjalan. Harus ada yang bertanggung jawab dalam masalah ini," lanjut Fendi.

 

Aktivis Golbe lainnya, Tri Nur Hidayat menimpali bahwa keterangan sejumlah kepala sekolah seputar padamnya lampu diduga lantaran kualitas yang tidak baik dapat dijadikan bahan tambahan bagi kepolisian.

 

"Sudah ada bukti lapangan dan sudah diekspos di media, bisa untuk tambahan data pihak kepolisian, di sana rusak di situ rusak padahal belum lama. Apa memang ketahanan lampu itu untuk sesaat saja? Untuk apa dibeli, hanya menghambur-hamburkan anggaran saja," pungkas Tri.

 

 

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: