Banyak OPD Tak Capai 75 Persen Kehadiran Malam Berbinar, Pemkab Keluarkan Surat Teguran
--
RAKYATBENTENG.DISWAY.ID - Pemerintah Kabupaten Bengkulu Tengah resmi mengeluarkan Surat Teguran I kepada sejumlah Organisasi Perangkat Daerah (OPD), puskesmas, kecamatan, hingga bagian di lingkungan Setdakab Bengkulu Tengah terkait rendahnya tingkat kehadiran Aparatur Sipil Negara (ASN) dalam kegiatan Malam Minggu Berbinar.
Surat teguran tersebut ditandatangani Sekretaris Daerah (Sekda) Bengkulu Tengah, Tomi Marisi, berdasarkan Surat Edaran Bupati Bengkulu Tengah Nomor 060/0096/B.7/2026 tanggal 30 Januari 2026 tentang Kelompok Berbinar serta hasil rekapan absensi ASN pada kegiatan Malam Minggu Berbinar yang digelar di depan Kantor Pemda Bengkulu Tengah.
Berdasarkan data kehadiran tanggal 25 April 2026, masih banyak instansi yang tingkat kehadiran ASN-nya berada di bawah 75 persen sehingga Pemkab Bengkulu Tengah memberikan teguran sebagai bentuk evaluasi dan pembinaan.
BACA JUGA:Derita Sakit Pada Kaki, Baznas Bengkulu Tengah Bantu Biaya Operasi Adli Riqki Warga Merigi Sakti
BACA JUGA:Idul Adha 2026, Bengkulu Tengah Terima Sapi Kurban Bantuan Presiden Berbobot 850 Kg
Dari data yang dihimpun, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud) menjadi salah satu OPD dengan tingkat kehadiran terendah. Dari total 1.617 ASN atau pegawai yang tercatat, hanya empat orang yang hadir atau sekitar 0,4 persen.
Kemudian Dinas Pemadam Kebakaran dengan total 124 ASN hanya dihadiri dua orang atau sekitar 1,6 persen.
Selanjutnya Inspektorat dengan 74 ASN mencatat kehadiran sebanyak 16 orang atau sekitar 21,6 persen.
Sementara Dinas Perindustrian, Perdagangan dan Koperasi (Disperindagkop) dengan total 40 ASN hanya dihadiri sembilan orang atau sekitar 22,5 persen.
Meski demikian, sejumlah ASN mempertanyakan data kehadiran di lingkungan Dikbud yang diduga turut memasukkan kepala sekolah dan guru ke dalam total ASN yang tercatat.
BACA JUGA:ASN Tak Keberatan Zakat Lewat Baznas, Minta Pengelolaan Terbuka dan Tepat Sasaran
BACA JUGA:Dua Kali Mangkir, PPTK Dikbud Bengkulu Tengah Bakal Datangi Penyedia Seragam
Selain itu, beberapa ASN juga menyampaikan berbagai kendala yang menyebabkan rendahnya tingkat kehadiran, mulai dari faktor cuaca, jarak tempuh, kondisi finansial, hingga persoalan teknis absensi barcode.
Salah seorang ASN mengaku ada pegawai yang sebenarnya hadir di lokasi namun tidak tercatat karena lupa melakukan absensi.
“Terkadang kami sudah datang namun lupa untuk absen atau scan barcode. Namun ada juga yang memang tidak datang karena kondisi seperti hujan dan keadaan finansial. Bagaimanapun juga ini program bapak bupati dan wakil bupati untuk menghidupkan suasana dan mendekatkan diri dengan masyarakat serta ASN, sehingga memang harus didukung,” ujarnya.
Hal senada disampaikan salah seorang ASN guru yang menduga data ASN Dikbud turut memasukkan tenaga guru dan kepala sekolah dari berbagai wilayah yang jaraknya cukup jauh dari pusat pemerintahan.
BACA JUGA:Jadi Anggota DPRD Bengkulu Tengah, Ahmad Sarkowi Prioritaskan Infrastruktur dan Aspirasi Warga
BACA JUGA:Kelulusan 2026, Kacabdin Warning Siswa: Jangan Konvoi dan Coret Fasilitas Umum
“Mungkin kami termasuk dalam jumlah ASN Dikbud itu. Hanya saja keadaan dan jarak yang cukup jauh membuat kami berpikir untuk hadir. Kadang terkendala hujan dan biaya. Namun kami tetap mendukung program tersebut dan beberapa kali juga hadir meskipun lupa melakukan absensi,” katanya.
ASN lainnya berharap adanya pemahaman terhadap kondisi masing-masing pegawai, terutama yang memiliki keterbatasan jarak maupun kendala lainnya.
“Kita tidak bisa memaksakan semua orang hadir karena setiap pegawai punya kondisi masing-masing. Tapi kami tetap mendukung program bapak bupati dan wakil bupati. Kalau memang memungkinkan, hadirlah dan jangan lupa scan barcode,” ungkapnya.
Program Malam Minggu Berbinar sendiri merupakan salah satu upaya Pemerintah Kabupaten Bengkulu Tengah dalam menghidupkan suasana pusat pemerintahan, mempererat hubungan antara pemerintah dengan masyarakat, serta meningkatkan kebersamaan antar ASN di lingkungan Pemkab Bengkulu Tengah.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber: