Gerakan Indonesia Asri Digulirkan, Pemda Bengkulu Tengah Bentuk Tim Khusus
--
RAKYATBENTENG.DISWAY.ID - Pemerintah Daerah Kabupaten Bengkulu Tengah menggelar rapat koordinasi (rakor) sebagai tindak lanjut atas surat edaran Menteri Dalam Negeri terkait pelaksanaan Gerakan Indonesia Asri.
Langkah ini menjadi komitmen awal pemerintah daerah dalam menyatukan gerak seluruh unsur untuk menciptakan lingkungan yang bersih, sehat, dan tertata.
Rakor tersebut membahas strategi dan teknis pelaksanaan kegiatan yang akan dijalankan secara terpadu oleh organisasi perangkat daerah (OPD), camat, pemerintah desa, hingga unsur vertikal dan pihak swasta.
Asisten II Sekretariat Daerah Kabupaten Bengkulu Tengah, Nurul Iwan Setiawan, M.Si menegaskan bahwa pemerintah daerah berkomitmen menjalankan Gerakan Indonesia Asri secara berkelanjutan meskipun dihadapkan pada keterbatasan anggaran.
BACA JUGA:Dugaan Penyelewengan Dana Revitalisasi di Bengkulu Tengah Bergulir, Mantan Kepsek Ikut Dipanggil
“Menindaklanjuti surat dari Menteri Dalam Negeri terkait Gerakan Indonesia Asri, Pemda Bengkulu Tengah akan melaksanakan berbagai kegiatan yang selaras dengan arahan tersebut. Kita ingin menciptakan kondisi daerah yang aman, sehat, bersih, dan indah,” ujar Nurul Iwan.
Ia menjelaskan, secara teknis kegiatan kebersihan akan dilaksanakan rutin setiap hari Selasa di lingkungan kantor masing-masing.
Sementara itu, pada hari Jumat, kegiatan bersih-bersih akan difokuskan secara menyeluruh di ruang-ruang publik.
“Setiap Jumat kita akan bergerak bersama di area publik seperti pasar, kawasan Liku Sembilan, serta titik-titik yang berpotensi menjadi lokasi penumpukan sampah dan perlu penanganan bersama,” jelasnya.
BACA JUGA:Tuntut Kepastian Hukum, Golbe Pertanyakan Pengembalian Lahan 30 Persen Renah Semanek
BACA JUGA:Anak Kos Wajib Baca, Pilihan Menu Makan Sahur dengan Budget Hemat
Dalam implementasinya, Pemda Bengkulu Tengah juga akan menggandeng unsur TNI, Polri, serta perusahaan swasta.
Keterlibatan sektor swasta dinilai penting, terutama untuk mendukung kebutuhan sarana dan prasarana yang belum terakomodasi dalam anggaran daerah.
Nurul menambahkan, Gerakan Indonesia Asri akan dijadikan sebagai program strategis daerah.
Untuk memastikan pelaksanaan berjalan optimal, pemerintah akan membentuk tim khusus yang bertugas memantau seluruh tahapan kegiatan, mulai dari perencanaan hingga pelaporan.
“Setiap minggu pelaksanaan kegiatan ini wajib dilaporkan ke Kementerian Dalam Negeri melalui mekanisme yang telah ditetapkan secara nasional, termasuk jadwal kegiatan setiap Selasa dan Jumat,” terangnya.
BACA JUGA:Menu MBG di Bulan Puasa: Roti, Telur, Kurma dan Kacang Dibagikan ke Pelajar Bengkulu Tengah
BACA JUGA:Sempat Dirawat Intensif, Siswa SMKN 2 Bengkulu Tengah Meninggal Dunia Usai Terlibat Kecelakaan
Di tengah penerapan sistem work from anywhere (WFA), pelaksanaan kegiatan akan diatur secara bergiliran.
Unsur TNI dan Polri akan difokuskan pada lokasi-lokasi prioritas seperti kawasan Liku Sembilan dan Pondok Kubang, termasuk memastikan proses pengangkutan sampah hingga ke tempat pembuangan akhir (TPA) berjalan lancar.
“Kita akan memprioritaskan titik yang paling banyak sampah atau paling mendesak untuk ditangani. Ke depan, Pemda juga akan menyiapkan fasilitas TPA sebagai solusi jangka panjang dalam pengelolaan sampah,” pungkasnya.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:
