Sempat Dirawat Intensif, Siswa SMKN 2 Bengkulu Tengah Meninggal Dunia Usai Terlibat Kecelakaan
ilustrasi--
RAKYATBENTENG.DISWAY.ID - Kabar duka menyelimuti keluarga besar SMKN 2 Bengkulu Tengah.
Muhammad Rayan (16), siswa kelas X jurusan Teknik Komputer dan Jaringan (TKJ), meninggal dunia setelah sempat menjalani perawatan intensif di salah satu rumah sakit di Kota Bengkulu.
Almarhum mengembuskan napas terakhir pada Minggu (22/2) sekitar pukul 15.00 WIB.
Remaja yang merupakan warga Desa Talang Pauh, Kecamatan Pondok Kelapa, Kabupaten Bengkulu Tengah itu telah dimakamkan di Tempat Pemakaman Umum (TPU) setempat tidak lama setelah prosesi pemulasaraan jenazah selesai dilakukan.
BACA JUGA:Polsek Talang Empat Bubarkan Balap Liar di Perbatasan Desa, Remaja Kocar-kacir
BACA JUGA:Baznas Bengkulu Tengah Imbau ASN, DPRD, dan Pengusaha Salurkan Zakat, Infak dan Sedekah
Kepala Desa Talang Pauh, Aidil Fitri, S.Ag membenarkan kabar duka tersebut. Ia menyampaikan bahwa proses pemakaman telah dilaksanakan bersama keluarga dan masyarakat sekitar.
“Iya benar, jenazah almarhum telah dimakamkan di TPU terdekat,” ujar Aidil Fitri, S.Ag singkat.
Secara terpisah, Kepala SMKN 2 Bengkulu Tengah, Alpauzi Haryanto, M.Pd menyampaikan rasa belasungkawa mendalam atas kepergian salah satu siswanya tersebut.
Pihak sekolah, kata dia, telah menerima informasi resmi dan berencana melayat ke rumah duka bersama siswa dan dewan guru.
BACA JUGA:Permendagri Nomor 6 Tahun 2026 Berlaku, ASN dan PPPK Bengkulu Tengah Wajib Perbarui Data KTP dan KK
“Kami keluarga besar sekolah turut berduka cita yang sedalam-dalamnya. Almarhum dikenal sebagai siswa yang baik dan aktif dalam kegiatan ekstrakurikuler drum band. Jika tidak ada halangan, siswa sekelas dan guru akan berkunjung ke rumah duka. Semoga keluarga yang ditinggalkan diberikan ketabahan dan kesabaran,” kata Alpauzi Haryanto, M.Pd.
Informasi yang dihimpun, Muhammad Rayan diduga mengalami kecelakaan lalu lintas bermotor tidak jauh dari kediamannya pada Senin (16/2) lalu.
Usai kejadian, korban langsung dilarikan ke rumah sakit untuk mendapatkan penanganan medis intensif. Namun, setelah beberapa hari dirawat, nyawanya tidak dapat tertolong.
Hingga kini, kronologi pasti kecelakaan tersebut masih dalam penanganan Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Bengkulu Tengah.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber: