DISWAY AWARDS

Ketua PGRI Suparman Komentari Program MBG yang Tetap Berjalan Selama Puasa Ramadan

Ketua PGRI Suparman Komentari Program MBG yang Tetap Berjalan Selama Puasa Ramadan

Suparman, Ketua PGRI Bengkulu Tengah–--

 

RAKYATBENTENG.DISWAY.ID - Ketua Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Kabupaten Bengkulu Tengah, Suparman, menyampaikan tanggapan terkait mekanisme pelaksanaan dan distribusi Program Makanan Bergizi Gratis (MBG) yang tetap berlangsung selama bulan suci Ramadan di wilayah Kabupaten Bengkulu Tengah.

 

Hal tersebut disampaikan Suparman menyikapi pelaksanaan MBG yang menyasar peserta didik di satuan pendidikan, termasuk mereka yang sedang menjalankan ibadah puasa.

 

“Menanggapi pelaksanaan pembagian Makanan Bergizi Gratis yang tetap dilakukan selama bulan suci Ramadan, kami dari PGRI Kabupaten Bengkulu Tengah pada prinsipnya mendukung setiap program pemerintah yang bertujuan untuk meningkatkan kesejahteraan dan pemenuhan gizi peserta didik,” ujar Suparman.

 

BACA JUGA:Baznas Bengkulu Tengah Imbau ASN, DPRD, dan Pengusaha Salurkan Zakat, Infak dan Sedekah

BACA JUGA:Penampakan Seragam Olahraga Guru Senilai Rp400 Juta Pengadaan TA 2024, PPTK Ungkap Alasan Belum Dibagi

 

Namun demikian, Suparman menekankan bahwa pelaksanaan MBG di bulan Ramadan perlu memperhatikan kondisi serta kebutuhan siswa yang sedang berpuasa.

 

Menurutnya, diperlukan penyesuaian mekanisme pembagian agar tidak mengganggu kekhusyukan ibadah.

 

“Bagi peserta didik yang berpuasa, mekanisme pembagian dapat disesuaikan, misalnya dengan dibagikan untuk dibawa pulang sebagai menu berbuka, sehingga tidak mengganggu kekhusyukan ibadah,” jelasnya.

 

Selain aspek teknis pembagian, PGRI Bengkulu Tengah juga menilai pentingnya sosialisasi yang jelas kepada orang tua murid dan pihak sekolah. 

 

Hal ini dinilai perlu guna menghindari kesalahpahaman di lapangan terkait pelaksanaan program selama Ramadan.

 

BACA JUGA:Permendagri Nomor 6 Tahun 2026 Berlaku, ASN dan PPPK Bengkulu Tengah Wajib Perbarui Data KTP dan KK

BACA JUGA:Knalpot Brong Pecah Kesunyian Malam, Warga Resah Balap Liar Kembali Terjadi di Desa Jumat

 

“Perlu adanya sosialisasi yang jelas kepada orang tua dan pihak sekolah agar tidak terjadi kesalahpahaman. Sekolah tentu akan mendukung dengan pengaturan teknis yang baik agar program tetap berjalan tertib, lancar, dan menghormati nilai-nilai keagamaan,” tambahnya.

 

Suparman berharap pelaksanaan Program MBG selama bulan suci Ramadan tetap mengedepankan asas kemanfaatan, fleksibilitas, dan kebersamaan.

 

Dengan demikian, seluruh peserta didik tetap dapat merasakan manfaat program tersebut tanpa mengurangi makna dan kekhidmatan bulan Ramadan.

 

“Kami berharap program ini tetap mengedepankan asas kemanfaatan, fleksibilitas, dan kebersamaan, sehingga seluruh siswa tetap merasakan manfaatnya tanpa mengurangi makna bulan suci Ramadan,” pungkasnya.

 

 

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: