DISWAY AWARDS

Knalpot Brong Pecah Kesunyian Malam, Warga Resah Balap Liar Kembali Terjadi di Desa Jumat

Knalpot Brong Pecah Kesunyian Malam, Warga Resah Balap Liar Kembali Terjadi di Desa Jumat

--

RAKYATBENTENG.DISWAY.ID - Aksi balap liar kembali terjadi di wilayah Kabupaten Bengkulu Tengah. Kali ini, aktivitas tersebut dilaporkan berlangsung di kawasan jembatan tol Bengkulu–Taba Penanjung, tepatnya di Desa Jumat, Kecamatan Talang Empat, pada tengah malam selama bulan suci Ramadhan.

Sejumlah warga mengeluhkan suara bising knalpot brong kendaraan roda dua yang terdengar mulai pukul 00.00 WIB. Aktivitas tersebut dinilai mengganggu kenyamanan masyarakat yang tengah beristirahat maupun menjalankan ibadah di bulan Ramadhan.

BACA JUGA:Diguyur Hujan, DLH Bengkulu Tengah Tetap Bersih-bersih, Sampah Pampers Mendominasi

Salah seorang warga sekitar, Andi, mengatakan suara kendaraan dengan knalpot tidak standar itu bahkan terdengar hingga ke desa tetangga. Ia menyebut aksi tersebut diduga dilakukan oleh para remaja yang memanfaatkan kondisi jalan yang relatif sepi pada malam hari.

“Sejak awal puasa ini sudah beberapa kali terdengar suara knalpot brong dari tengah malam. Sangat mengganggu masyarakat di sekitar sini. Saya yakin itu dilakukan oleh remaja dan tentu bisa membahayakan pengguna jalan lainnya,” ujar Andi.

BACA JUGA:Program Bedah Rumah 2026, Bengkulu Tengah Terima Bantuan untuk 100 Unit dari Pemerintah Pusat

Keluhan serupa disampaikan Ridwan, seorang pengguna jalan yang hampir menjadi korban kecelakaan akibat aksi balap liar tersebut. Ia mengaku nyaris ditabrak sepeda motor yang melaju kencang tanpa menggunakan lampu penerangan.

“Saya hampir ditabrak oleh anak-anak yang balap liar itu. Mereka tidak menggunakan lampu dan memakai knalpot brong. Ini sangat mengganggu ketertiban. Saya khawatir bukan hanya mereka yang celaka, tetapi juga pengguna jalan lain,” kata Ridwan.

BACA JUGA:Dana Desa Dipangkas, Pembangunan Tribun Lapangan Margo Mulyo Tertunda

Warga berharap aparat penegak hukum segera melakukan penertiban guna mencegah aksi serupa kembali terulang. Selain mengganggu ketenangan masyarakat, balap liar juga dinilai berpotensi menimbulkan kecelakaan lalu lintas yang membahayakan keselamatan banyak pihak.

Fenomena balap liar yang kembali muncul saat Ramadhan ini menjadi perhatian serius masyarakat, terutama karena berlangsung pada waktu malam hingga dini hari ketika sebagian warga tengah beristirahat dan mempersiapkan diri untuk sahur.(one)

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: