Anggaran Dana Desa Dipangkas, Jumlah Penerima BLT DD 2026 di Pondok Kelapa Turun Drastis
Alamsyah, Kades Pondok Kelapa----
RAKYATBENTENG.DISWAY.ID - Sejumlah pemerintah desa di Kecamatan Pondok Kelapa, Kabupaten Bengkulu Tengah, mulai bersiap menetapkan jumlah Keluarga Penerima Manfaat (KPM) Bantuan Langsung Tunai Dana Desa (BLT DD) tahun 2026.
Penetapan tersebut akan dibahas melalui Musyawarah Desa (Musdes) bersama Badan Permusyawaratan Desa (BPD), menyesuaikan dengan alokasi anggaran dana desa yang mengalami penyesuaian.
Di Desa Pondok Kelapa, Musdes dijadwalkan berlangsung pada Rabu 18 Februari 2026.
Kepala Desa Pondok Kelapa, Alamsyah, menyampaikan bahwa jumlah calon penerima BLT DD tahun ini mengalami penurunan signifikan dibandingkan tahun sebelumnya.
BACA JUGA:13 Pejabat Eselon III dan IV Bengkulu Tengah Dilantik, Berikut Daftar Lengkapnya
BACA JUGA:Dua Kepala Desa PAW Bengkulu Tengah Resmi Dilantik, Ini Pesan Penting Bupati
Hal itu dipengaruhi oleh pemangkasan dana desa dari pemerintah pusat.
“Kami akan menggelar rapat penentuan jumlah KPM hari ini. Untuk sementara, yang diusulkan sebanyak 10 orang karena harus menyesuaikan dengan anggaran dana desa tahun 2026. Tahun lalu jumlahnya mencapai 41 KPM,” ujar Alamsyah.
Ia menjelaskan, prioritas penerima tetap mengacu pada kategori masyarakat miskin ekstrem dan keluarga yang memenuhi kriteria sesuai regulasi yang berlaku.
Namun, keterbatasan anggaran membuat pemerintah desa harus melakukan seleksi lebih ketat agar bantuan tepat sasaran.
Hal serupa juga disampaikan Kepala Desa Sidorejo, Hendri Irawan.
BACA JUGA:Masjid Fatma Desa Semidang Diresmikan, Kapolda Tegaskan Komitmen Polri untuk Masyarakat
Menurutnya, jumlah penerima BLT DD di desanya juga diperkirakan menurun dibandingkan tahun sebelumnya.
“Pemerintah desa bersama BPD akan segera menetapkan jumlah KPM melalui Musdes. Usulan sementara untuk tahun ini sebanyak 10 orang, turun dari tahun lalu yang mencapai 23 orang. Meski sudah dibahas, kemungkinan masih ada perubahan sesuai hasil musyawarah,” jelas Hendri.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:
