Soal Pencairan Tunjangan Sertifikasi Guru, Ini Penjelasan Badan Keuangan Daerah
ilustrasi--
RAKYATBENTENG.DISWAY.ID - Badan Keuangan Daerah (BKD) Bengkulu Tengah memastikan pencairan tunjangan sertifikasi ke -13 dan ke-14 tahun anggaran 2025 segera direalisasikan. Pencairan ditargetkan tuntas menjelang Hari Raya Idul Fitri.
Pelaksana Tugas (Plt) Kepala BKD Bengkulu Tengah, Tri Puja Nugraha, mengatakan seluruh tahapan administrasi pencairan tunjangan sertifikasi guru telah diselesaikan.
Saat ini, pihaknya fokus pada percepatan proses penyaluran dana sesuai dengan mekanisme yang berlaku.
“Semua proses administrasi sudah selesai. Saat ini sedang kita usahakan agar pencairan bisa dilakukan secepat mungkin. Kita kejar semaksimal mungkin, dan nanti akan disalurkan sesuai mekanisme yang ada. Bisa jadi dalam bulan ini atau sebelum Lebaran,” ujar Tri Puja Nugraha.
BACA JUGA:Golbe Bengkulu Tengah Sambangi Kesbangpol, Perkuat Sinergi Organisasi Kemasyarakatan
BACA JUGA:Tanpa Satupun Anggota Dewan Hadir, Musrenbangcam Pondok Kubang dan Talang Empat Tuai Kekecewaan
Terpisah, kepada awak media, Ketua Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Kabupaten Bengkulu Tengah, Suparman, S.Pd., M.Pd., mengapresiasi komitmen yang disampaikan oleh BKD. Ia berharap janji tersebut dapat segera direalisasikan demi menunjang kesejahteraan para guru.
“Saya mengapresiasi pernyataan Plt Kepala BKD Bengkulu Tengah yang menyampaikan komitmen untuk mencairkan tunjangan sertifikasi guru ke-13 dan ke-14 tahun anggaran 2025,” kata Suparman.
Suparman berharap pencairan tunjangan tersebut dapat dilakukan paling lambat pada Februari ini atau sebelum memasuki bulan suci Ramadhan, mengingat kebutuhan para guru yang cenderung meningkat menjelang Ramadhan.
Menurutnya, saat ini masih banyak guru di Kabupaten Bengkulu Tengah yang merasa resah dan mempertanyakan keterlambatan pencairan tunjangan sertifikasi, terlebih sejumlah daerah lain telah lebih dahulu merealisasikannya.
BACA JUGA:4 Dosa yang Tidak Diampuni pada Malam Nisfu Sya'ban, Malam Pengampunan Segala Dosa
BACA JUGA:Presiden Prabowo Tegaskan Sinergi untuk Lompatan Pembangunan di Rakornas Pemerintah Pusat dan Daerah
“Kondisi ini tentu menimbulkan pertanyaan di kalangan guru, mengapa di daerah lain sudah cair, sementara di Bengkulu Tengah masih menunggu,” ujarnya.
PGRI Kabupaten Bengkulu Tengah berharap Pemerintah Kabupaten Bengkulu Tengah dapat memberikan perhatian serius serta mempercepat proses yang diperlukan sebagai bentuk penghargaan atas dedikasi dan pengabdian guru dalam mencerdaskan generasi bangsa.
Selain itu, PGRI menegaskan komitmennya untuk terus mengawal dan mengkomunikasikan aspirasi para guru secara konstruktif demi terwujudnya kesejahteraan guru yang lebih baik dan berkeadilan di Kabupaten Bengkulu Tengah.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber: