Sekda Rachmat Salurkan Bantuan Peremajaan Kelapa Sawit, Ini Jumlah Penerimanya

Sekda Rachmat Salurkan Bantuan Peremajaan Kelapa Sawit, Ini Jumlah Penerimanya

--

Sekda Rachmat Salurkan Bantuan Peremajaan Kelapa Sawit, Ini Jumlah Penerimanya

RAKYATBENTENG.DISWAY.ID - Pemkab Bengkulu Tengah ikut mendukung peremajaan kelapa sawit. Terbukti, pada Kamis 9 November 2023, Sekdakab Benteng, Drs. Rachmat Riyanto, ST, MAP beserta rombongan menyerahkan bantuan peremajaan di Desa Rajak Besi Kecamatan Merigi Sakti.

Bantuan peremajaan tersebut meliputi Pupuk Rock Poshpate, Dolomit, Herbisida, bibit sawit serta waring.

Disampaikan oleh Rachmat, penyaluran bantuan tersebut sebagai bentuk pemerintah kepedulian terhadap pertumbuhan ekonomi masyarakat melalui peremajaan untuk sawit. 

BACA JUGA:Heboh di Medsos Postingan Danau Biru Pindah ke Desa Pondok Kelapa, Cek Faktanya

BACA JUGA:Ruko Milik Warga Bengkulu Tengah Ludes Terbakar

Ia berharap agar kelompok-kelompok tani lainnya juga dapat menikmati peremajaan sawit dengan syarat yang lengkap.

"Dalam rangka peremajaan sawit untuk masyarakat, pemerintah peduli terhadap pertumbuhan ekonomi masyarakat. Kita telah memberikan bantuan berupa bibit, pupuk, waring, dan pestisida langsung kepada Kelompok Tani Harapan Makmur Desa Rajak Besi," jelas Sekda.

Sementara, Kabid Perkebunan Dinas Pertanian Kabupaten Bengkulu Tengah, Silvia Atmareta, S.Tp menjelaskan penyaluran di tahun ini telah dilaksanakan di 4 kelompok tani dengan seluas 500 Ha lebih. 

BACA JUGA:No Tipu-Tipu! Nilai Tes SKD CASN 2023 Dapat Dilihat Langsung di Kanal YouTube Ini

BACA JUGA:Mengapa Kucing Senang Bermain dengan Hewan Hasil Buruannya? Oh Ternyata Ini Alasannya

Penyaluran bantuan tergantung dengan kepengurusan kelompok tani, jika banyak hama mereka pasti akan memilih pagar individu bukan waring. Dalam mendapatkan bantuan ada beberapa syarat yang harus diselesaikan.

"Syarat-syarat peremajaan sawit tersebut adalah tanaman sawit yang lebih dari 25 tahun bisa diajukan. Kalau produktifitas rendah pada umur 7 tahun ke atas kurang dari 10 ton per Ha per tahun, kategori dari bibit asalan itu bisa mengusulkan peremajaan sawit,’’ ujarnya.

Harapannya program ini berhasil dengan baik dan kelompok tani konsisten memelihara kebun nya. Jadi nanti kami mendapatkan laporan produktifitas kebun masyarakat kita meningkat dan di ikuti pula dengan kesejahteraan," kata Silvia.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Sumber: