Asal Mula Nama Bhayangkara, Pasukan Elit Majapahit di Bawah Kepemimpinan

Asal Mula Nama Bhayangkara, Pasukan Elit Majapahit di Bawah Kepemimpinan

Ilustrasi--

RAKYAT BENTENG.COM - Hari ini, 1 Juli 2023 diperingati sebagai Hari Ulang Tahun (HUT) Polri atau Hari Bhayangkara ke-77. 

Penetapan 1 Juli sebagai Hari Bhayangkara bersamaan dengan momentum Penetapan Pemerintah Nomor 11 Tahun 1946 tertanggal 25 Juni 1946 yang dikeluarkan oleh Presiden Soekarno. 

Melansir dari laman resmi Polri, mulanya institusi Bhayangkara ini berada dalam lingkungan Kementerian Dalam Negeri dengan nama Djawatan Kepolisian Negara.

Tahukah kamu jika Bhayangkara diambil dari istilah kerajaan Majapahit yang kala itu Patih Gajah Mada menggunakan kata itu sebagai pasukan elit pengamanan kerajaan.

Sebagai bentuk penghormatan Polri dibangunlah patung Gajah Mada di depan Kantor Mabes Polri dan nama Bhayangkara dijadikan sebagai nama resmi pasukan kepolisian.

Pasukan Sakti Mandraguna

Dilansir dari berbagai sumber, kehebatan pasukan Bhayangkara pada masa lampau memang sudah tidak perlu diragukan lagi. Bukti bahwa Majapahit memiliki pasukan militer yang kuat sudah sangat melimpah.

Pasukan elit Bhayangkara semuanya memiliki ilmu kanuragan yang tinggi. Sehingga tidak ada pasukan lain yang bisa mengalahkannya.

Pasukan-pasukan dari kerajaan lain, bahkan yang paling hebat sekalipun tidak sanggup melawan tentara elit Bhayangkara. Oleh karenanya, mereka akan memilih untuk menyerah dan membiarkan wilayahnya dikuasai oleh Majapahit.

Salah satu kisah yang sangat fenomenal yang terekam sejarah adalah ketika Majapahit melindungi Raja Jayanegara atas pemberontakan yang dilakukan oleh Ra Kuti terhadap Kerajaan Majapahit.

Gadjah Mada yang saat itu berpangkat bekel merupakan seorang pimpinan dari sebuah pasukan elit pengawal raja bernama Bhayangkara. Dia bertugas menyelamatkan raja sehingga memutuskan untuk membawanya lari dari kepungan para pemberontak.

Melihat situasi di rakyat Majapahit yang masih mencintai rajanya, Gadjah Mada kemudian melakukan serangan balik kepada pasukan Ra Kuti. Ia menang dan berhasil menguasai kembali ibu kota kerajaan dan menangkap Ra Kuti yang kemudian dihukum mati.

Sejarah HUT Polri Tanggal 1 Juli

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Sumber: