Bansos Program Sembako Berangsur Cair

SALURKAN : Bansos program sembako periode Agustus mulai disalurkan kepada KPM. Tampak Dinsos Benteng dan BRI berfoto bersama KPM.--
RAKYATBENTENG.COM – Bantuan Sosial (Bansos) program sembako periode Agustus untuk Kabupaten Bengkulu Tengah (Benteng) yang sempat dibekukan Kementerian Sosial (Kemensos) RI, sejak Jumat (23/12/2022) berangsur cair.
Hanya saja, dari total 564 Keluarga Penerima Manfaat (KPM), hanya setengahnya yang bisa disalurkan terlebih dahulu.
Kabid Pemberdayaan Sosial dan Parkir Miskin Dinas Sosial (Dinsos) Benteng, Hamidah Apriani Ritha, S.Psi mengatakan, penyaluran Kartu Keluarga Sehat (KKS) ini dapat terealisasi berdasarkan hasil rapat yang dilaksanakan Pemkab Benteng, Dinsos Benteng dan BRI beberapa waktu lalu.
Tahap pertama, pendistribusian KKS dilaksanakan di BRI cabang Karang Tinggi. Kemudian hari ini di BRI Kembang Seri. Terakhir di BRI Pondok Kelapa.
BACA JUGA:Viral, Hanya Kurang Mahar Segini Pria Asal OKU Gagal Menikah
BACA JUGA:Sambut 2023, PPID Diganjar Ini oleh KIP Provinsi
‘’Sudah mulai disalurkan. Tapi tidak seluruhnya bisa menerima. Kita langsung melakukan pengawas. KPM yang dianggap bisa menerima bantuan, silakan mendatangi BRI cabang masing-masing,’’ ujar Ritha.
Ritha menuturkan, masing-masing KPM menerima bantuan senilai Rp 200 ribu. Selanjutnya KKS yang diterima dapat ditukarkan dan dibelanjakan melalui e-warung yang sudah ditetapkan.
‘’Kita akan pastikan kartunya berisi uang senilai Rp 200 ribu. Kita juga siap membantu KPM untuk bertransaksi di e-warung. Sehingga KPM bisa mendapatkan sembako yang dibutuhkannya,’’ kata Ritha.
Terakhir, terkait dengan masih terdapat setengah dari jumlah KPM yang belum dapat disalurkan bantuan, dirinya akan melakukan pengecekan kembali.
BACA JUGA:Dikritik Dewan Soal PT. Batanghari, Ini Penjelasan Sekda Rachmat
BACA JUGA:Rakyat Kena PHK Bikin Prihatin Wakil Rakyat, Pemkab Diminta Lakukan Ini
‘’Secara logika saja, kalau dibekukan dana bansos itu oleh kementerian maka seluruhnya tidak bisa dicairkan. Dan laporan yang kita perolehan dari BRI, hanya sekitar setengahnya bisa disalurkan. Hal itu membingungkan kita. Kenapa hanya setengah yang bisa didistribusikan dan dicairkan. Kita akan telusuri dimana letak masalahnya. Kita hanya berharap seluruh KPM bisa disalurkan,’’ demikian Ritha.(**)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Sumber: