Kadis Dikbud Diminta Panggil Kepsek Tak Dukung Program Lampu Berbinar Bupati-Wabup

Sabtu 08-08-2026,16:27 WIB
Reporter : Azwin Pratama
Editor : Leonardo Ferdian

 

RAKYATBENTENG.DISWAY.ID - Dinas Dikbud Kabupaten Bengkulu Tengah diminta menindaklanjuti banyaknya sekolah yang terkesan membiarkan lampu penerangan program Berbinar padam. Seperti yang teranyar di SDN 4.

 

Mengingat anggaran pengadaan lampu tersebut cukup besar, seharusnya sekolah bertanggungjawab dari segi perawatannya.

 

"Kami minta pak Kadis Dikbud panggil sekolah-sekolah yang lampu berbinar di sekolahnya mati. Bukan saja tidak mendukung program berbinar bupati dan wakil bupati, kesannya pembiaran atas aset yang dibeli dengan anggaran cukup besar saat itu," desak Kritikus asal Karang Tinggi, Trio.

 

BACA JUGA:Gara-Gara Kepala SDN 54, Bupati Rachmat Minta Seluruh Kepsek Hadir Program Bersahabat di Wilayah Masing-Masing

BACA JUGA:Tak Sekadar Seremonial, Pemkab Bengkulu Tengah Bersama BWS Bersihkan Saluran Irigasi di Taba Penanjung

 

Diwartakan sebelumnya, Kepala SDN 4 Bengkulu Tengah, Sukarni, M.Pd., membenarkan bahwa lampu penerangan mengalami kerusakan teknis sehingga belum dapat dioperasikan.

 

Menurutnya, hasil pengecekan menunjukkan adanya kabel yang mengalami korsleting.

 

Saat aliran listrik diaktifkan, stop kontak langsung turun dan bahkan sempat memunculkan percikan api sehingga lampu tidak dapat dinyalakan demi alasan keselamatan.

 

BACA JUGA:Ida Riyani Siap Jadikan Kritik Bahan Evaluasi, Simak Juga Sederet Peningkatan Layanan di RSD Sungai Lemau

BACA JUGA:Proyek Rehab Posyandu Senilai Rp100 Juta Kembali Berjalan, Golbe Tetap Desak Inspektorat Audit Pekerjaan

 

"Benar, lampunya padam karena ada kabel yang korslet. Kalau dihidupkan, stop kontak langsung turun bahkan sempat mengeluarkan percikan api. Kami sudah menyampaikan persoalan ini kepada pihak penyedia, tetapi sampai sekarang belum ada tanggapan," jelas Sukarni.

 

 

 

Tags :
Kategori :

Terkait

Terpopuler