Diduga Belum Tuntas, Rehab Makam Balai Buntar TA 2025 Dikritik LSM Projamin

Senin 23-02-2026,10:11 WIB
Reporter : Azwin Pratama
Editor : rakyatbenteng

RAKYATBENTENG.DISWAY.ID – Lagi-lagi kegiatan di Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud) Kabupaten Bengkulu Tengah menuai sorotan. Kali ini kegiatan rehab komplek makam Balai Buntar (Putri Gading Cempaka) yang berlokasi di Desa Pondok Kelapa, Kecamatan Pondok Kelapa. Sejatinya pekerjaan yang menggunakan anggaran tahun 2025 sekitar Rp300 jutaan tersebut sudah tuntas, namun temuan di lapangan memunculkan tanda tanya. 

Terdapat atap bagian belakang yang tidak berplafon, sehingga terlihat jelas rangka atap berupa besi. Apakah memang belum terpasang, ataukah plafon yang semula terpasang lalu terjatuh, belum diperoleh keterangan resmi soal itu. Tampak pula pemandangan sisa-sisa material bangunan dan peralatan tukang di areal komplek, seperti pekerjaan masih berlangsung namun tidak terlihat pekerjanya.

BACA JUGA:Ditanya Soal Seragam Olahraga Senilai Ratusan Juta Pengadaan TA 2024, Guru-guru Kompak Tidak Tahu

"Sudah selesai pekerjaannya, mungkin alat - alatnya belum diambil saja sama pekerjanya. Serah terima bangunannya juga sudah," ujar PPTK dari Dinas Dikbud Bengkulu Tengah, Freddy Binsar Lumban Toruan saat dikonfirmasi. 

Terpisah, aktivis LSM Projamin, Muslim, S.E., mempertanyakan kualitas pekerjaan rehab makam balai buntar tersebut.

BACA JUGA:Mutasi Kepala Sekolah di Bengkulu Tengah Picu Penyesuaian Pengurus PGRI Cabang

‘’Kita jadi meragukan kualitasnya, yang jelas-jelas terlihat saja ada plafon yang bolong. Itu belum terpasang atau sebelumnya sudah terpasang namun terjatuh? Apakah tidak dicek dulu sebelum pekerjaannya diterima dan dibayarkan. Kita minta pihak terkait untuk mengecek keseluruhan pekerjaan rehab itu, sebab dananya tidak sedikit dan seharusnya dari rehab mendatangkan manfaat bagi makam yang merupakan situs sejarah,’’ tandas Muslim.(iza)

Tags :
Kategori :

Terkait