LIPUTAN 11 RBt – Angka pasien positif Covid-19 yang kian meningkat berdampak pada menipisnya ketersediaan tabung oksigen. Seperti dialami RSUD Bengkulu Tengah (Benteng), stok tabung oksigen yang ada hanya sebanyak 3 tabung dengan masing-masing kapasitas 6.000 liter atau 6 m3. Kasi Pelayanan Medik RSUD Benteng, Dina Anjar, SKM mengatakan stok tabung oksigen yang menipis tidak hanya terjadi di RSUD Benteng melainkan beberapa rumah sakit di Provinsi Bengkulu. Guna memenuhi kekurangan, pihaknya telah melakukan pemesanan ke distributor. Namun sayangnya, dari pemesanan 38 tabung, hanya bisa terpenuhi 10 tabung. ‘’Permintaan dari sejumlah rumah sakit cukup banyak dan harus antri. Oleh sebab itu terkadang stok yang dibeli dari distributor lambat tiba. Kalau untuk di RSUD Benteng tersisa 3 tabung,’’ ungkap Dina. Dina menuturkan, meskipun stok tabung oksigen menipis, namun dapat diantisipasi lantaran jumlah pasien diluar kasus Covid 19 tidak terlalu banyak yang membutuhkan oksigen. ‘’Sementara ini masih bisa ditangani. Harapan kami, jumlah kasus Covid 19 yang membutuhkan oksigen tidak meningkat,’’ demikian Dina.(ae2)
Waduh, Stok Oksigen Tersisa Tiga Tabung
Selasa 27-07-2021,09:27 WIB
Reporter : admin
Editor : admin
Tags :
Kategori :
Terkait
Terpopuler
Minggu 30-08-2026,13:19 WIB
Tampil di Depan Bupati, Pasukan Gunung Bungkuk SDN 72 Bengkulu Tengah Suguhkan Beragam Atraksi
Minggu 30-08-2026,10:42 WIB
Program KDKMP Dipertanyakan, Warga Soroti Bangunan yang Tak Kunjung Difungsikan
Minggu 30-08-2026,16:25 WIB
Kisah Inspiratif Sumiati, Kembangkan Rumah Batik Lebung Kawo hingga Belajar ke Cirebon dan Yogyakarta
Terkini
Minggu 30-08-2026,16:25 WIB
Kisah Inspiratif Sumiati, Kembangkan Rumah Batik Lebung Kawo hingga Belajar ke Cirebon dan Yogyakarta
Minggu 30-08-2026,13:19 WIB
Tampil di Depan Bupati, Pasukan Gunung Bungkuk SDN 72 Bengkulu Tengah Suguhkan Beragam Atraksi
Minggu 30-08-2026,10:42 WIB
Program KDKMP Dipertanyakan, Warga Soroti Bangunan yang Tak Kunjung Difungsikan
Minggu 30-08-2026,08:08 WIB
Dugaan Penyelewengan Dana Ketahanan Pangan, Kritikus: Langkah Ketua BPD Lapor APH Tepat
Jumat 28-08-2026,16:04 WIB