Sambut Ramadan 1447 H, Ratusan Warga Pekik Nyaring Gelar Doa Bersama di TPU
--
RAKYATBENTENG.DISWAY.ID - Ratusan warga Desa Pekik Nyaring, Kecamatan Pondok Kelapa, Kabupaten Bengkulu Tengah, memadati Tempat Pemakaman Umum (TPU) Dusun III, sejak pukul 08.00 WIB, dalam rangka ziarah dan doa bersama menyambut bulan suci Ramadan 1447 Hijriah.
Warga datang secara berkelompok bersama keluarga. Mereka membersihkan makam dari daun kering dan rumput liar, merapikan pusara, serta menaburkan bunga di atas nisan keluarga masing-masing. Suasana yang semula lengang berubah menjadi ramai dan penuh kekhidmatan.
Tradisi ziarah bersama ini rutin dilaksanakan setiap menjelang Ramadan sebagai bentuk penghormatan kepada para leluhur sekaligus refleksi diri sebelum memasuki bulan penuh berkah. Tidak hanya orang dewasa, sejumlah remaja dan anak-anak turut hadir, memperlihatkan kuatnya nilai kebersamaan dan silaturahmi dalam masyarakat.
Tampak hadir Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Bengkulu Tengah, Tarmidzi, S.Sos, bersama para tokoh masyarakat. Mereka duduk bersila di atas tikar yang telah disiapkan warga untuk mengikuti rangkaian pembacaan Surah Yasin, tahlil, dan doa bersama.
BACA JUGA:Raih Peringkat Terbaik MCSP, Kepala OPD Ajak Tingkatkan Integritas dan Kinerja
Sekretaris Desa Pekik Nyaring, Refzen Arjono, mengatakan kegiatan tersebut bukan sekadar tradisi, melainkan momentum memperkuat keimanan dan persatuan warga.
“Kami ingin momentum ini menjadi ruang muhasabah bersama. Ramadan harus disambut dengan persiapan iman, ilmu, dan amal. Sekaligus menjadi ajang saling mendoakan serta mempererat tali silaturahmi antarwarga,” ujarnya.
BACA JUGA:Bedah Rumah, Bibit Sawit, dan Lanjutan Jalan Jadi Usulan Prioritas Desa Kelindang Atas
Bagi masyarakat, ziarah makam menjelang Ramadan menjadi pengingat akan kehidupan yang fana serta pentingnya melanjutkan nilai-nilai kebaikan para pendahulu. Harapannya, amal ibadah yang dipanjatkan dapat menjadi doa terbaik bagi almarhum dan almarhumah agar memperoleh tempat mulia di sisi Allah SWT.
Tradisi ini pun menjadi simbol kuatnya ikatan sosial dan spiritual masyarakat Desa Pekik Nyaring dalam menyambut datangnya bulan suci Ramadan.(iza)
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:
