Jelang Ramadan, Stok Gas 3 Kg di Bengkulu Tengah Dipastikan Aman dan Harga Stabil
--
RAKYATBENTENG.DISWAY.ID - Menjelang bulan suci Ramadan 1447 Hijriah, ketersediaan gas LPG 3 kilogram atau yang dikenal sebagai gas melon di sejumlah wilayah Kabupaten Bengkulu Tengah dipastikan dalam kondisi aman. Hingga Sabtu (14/2/2026), stok di tingkat pangkalan masih stabil dan belum terjadi lonjakan harga yang signifikan.
Berdasarkan pantauan di beberapa kecamatan, harga di pangkalan resmi tetap mengacu pada Harga Eceran Tertinggi (HET) sebesar Rp18.000 per tabung. Meski demikian, harga di tingkat pengecer masih bervariasi.
Pemilik pangkalan gas di Kecamatan Semidang Lagan, Yuli, memastikan distribusi berjalan lancar dan belum ada indikasi kelangkaan.
BACA JUGA:Kabar Gembira! Pemerintah Siapkan Bansos Rp17,5 Triliun Jelang Lebaran
“Harga tetap sesuai HET yang ditetapkan, yakni Rp18 ribu per tabung. Untuk saat ini stok masih aman dan belum ada kelangkaan,” ujar Yuli.
Hal senada disampaikan Suti, pemilik pangkalan di Kecamatan Taba Penanjung. Ia menegaskan, permintaan memang mulai meningkat menjelang Ramadan, tetapi belum berdampak pada ketersediaan.
“Masih aman. Stok juga tersedia walaupun pengecer rutin mengambil pasokan. Untuk satu minggu ke depan kami pastikan tetap aman,” kata Suti.
BACA JUGA:Binlat Calon Polri di Bengkulu Tengah Berakhir, Peserta Dibekali Tes Jasmani hingga Psikologi
Sementara itu, di tingkat pengecer harga sedikit lebih tinggi. Romlah, salah satu pengecer di Kecamatan Talang Empat, mengaku menjual gas 3 kilogram dengan harga Rp22.000 per tabung. Meski lebih tinggi dari HET, harga tersebut dinilai lebih rendah dibandingkan akhir tahun 2025 lalu yang sempat menyentuh Rp25.000 per tabung.
“Sekarang kami jual Rp22 ribu. Ini sudah lebih murah dibandingkan akhir tahun lalu yang sempat Rp25 ribu per tabung,” ungkap Romlah.
BACA JUGA:Program Bedah Rumah 2026, Bengkulu Tengah Terima Bantuan untuk 100 Unit dari Pemerintah Pusat
Dengan kondisi stok yang terjaga dan harga relatif stabil, masyarakat Bengkulu Tengah diharapkan tidak perlu khawatir menghadapi peningkatan kebutuhan energi rumah tangga selama bulan Ramadan. Para pemilik pangkalan pun mengimbau warga untuk membeli sesuai kebutuhan agar distribusi tetap merata dan terkendali.(one)
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:
