DISWAY AWARDS

Gerakan Menabung Sejak Dini, SDN 26 Bengkulu Tengah Konsisten Jalankan Program KEJAR

Gerakan Menabung Sejak Dini, SDN 26 Bengkulu Tengah Konsisten Jalankan Program KEJAR

--

 

RAKYATBENTENG.DISWAY.ID - Budaya menabung sejak dini terus ditanamkan kepada ratusan pelajar SDN 26 Bengkulu Tengah sebagai bagian dari pembentukan karakter dan peningkatan literasi keuangan. 

 

Program ini telah berjalan konsisten lebih dari lima tahun dan menjadi kebiasaan di setiap angkatan siswa. 

 

Langkah tersebut sejalan dengan komitmen Pemerintah Kabupaten Bengkulu Tengah dalam mempercepat implementasi Program Satu Rekening Satu Pelajar (KEJAR). 

 

BACA JUGA:Selamat! Dirut Perumda Tirta Rafflesia Movizar Apriandi Jabat Ketua PD PERPAMSI Provinsi Bengkulu

BACA JUGA:Kabar Gembira! THR dan Gaji ke-13 Guru Bengkulu Tengah Berangsur Cair

 

Program ini menjadi strategi penting untuk mendorong kesadaran finansial di kalangan pelajar sejak usia sekolah dasar.

 

Kepala SDN 26 Bengkulu Tengah, Ahmad, S.Pd., menegaskan bahwa kegiatan menabung bukan sekadar mengumpulkan uang, melainkan sarana pendidikan karakter bagi siswa.

 

“Poin utama kami mengajarkan anak menabung sejak dini agar rasa disiplin, tanggung jawab, dan karakter positif bisa terbentuk. Alhamdulillah, program ini sudah berjalan lebih dari lima tahun,” ujar Ahmad.

 

Ia menjelaskan, nominal tabungan yang disarankan relatif ringan, mulai dari Rp1.000 per hari. Uang tersebut dikumpulkan oleh siswa dan secara berkala disetorkan oleh guru ke Bank Pembangunan Daerah (BPD).

 

BACA JUGA:Minimnya Jaringan Internet, Kades Bukit Minta Pembangunan Tower Sinyal Direalisasikan Tahun 2026

BACA JUGA:Dijanjikan Awal 2026, Pemecahan Sertifikat Tol Bengkulu–Taba Penanjung Mandek

 

“Biasanya siswa mengumpulkan sendiri uang yang ingin ditabung. Pada waktu tertentu, guru akan menyetorkan secara berkala ke BPD,” jelasnya.

 

Selain melatih kedisiplinan, siswa juga diajarkan bertanggung jawab dengan menyimpan uang tabungan mereka sebelum disetorkan. Peran orang tua di rumah turut menjadi faktor penting dalam menjaga konsistensi kebiasaan tersebut.

 

Salah satu siswi kelas VI, Zera, mengaku merasakan manfaat dari kebiasaan menabung. Dalam kurun waktu satu tahun, ia mampu mengumpulkan tabungan hingga Rp500 ribu.

 

“Kalau tabungan setahun terkumpul Rp500 ribu. Uang itu nantinya akan digunakan untuk biaya keperluan sekolah masuk SMP,” kata Zera.

 

BACA JUGA:Menteri PANRB Keluarkan SE untuk Instansi Pemerintah Kejar Target Turunkan TBC 50 Persen

BACA JUGA:Program JMS Hadir di SMPN 9 Bengkulu Tengah, Pelajar Dapat Edukasi Hukum Sejak Dini

 

Program sederhana namun konsisten ini diharapkan mampu membentuk generasi yang lebih bijak dalam mengelola keuangan, sekaligus mendukung terciptanya pelajar Bengkulu Tengah yang mandiri dan berdaya saing.

 

 

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: