Pemangkasan Dana Desa Picu Kekhawatiran Warga, Bantuan Sosial Terancam Hilang
Ilustrasi--
RAKYATBENTENG.DISWAY.ID - Pemangkasan pagu Dana Desa (DD) pada tahun anggaran 2026 mulai dirasakan dampaknya oleh masyarakat desa di Kabupaten Bengkulu Tengah. Tidak hanya berimbas pada pengurangan kegiatan pembangunan fisik, penyusutan anggaran tersebut juga berdampak pada berkurangnya jumlah penerima bantuan sosial, termasuk Bantuan Langsung Tunai Dana Desa (BLT DD).
Berkurangnya kuota penerima bantuan membuat sebagian warga merasa cemas dan khawatir tidak lagi menerima bantuan yang selama ini menjadi penopang kebutuhan ekonomi keluarga. Kondisi ini dirasakan langsung oleh masyarakat di sejumlah kecamatan.
Salah satu warga Kecamatan Semidang Lagan, Nurfiah, mengaku telah mendengar informasi terkait rencana pengurangan jumlah penerima bantuan pada tahun 2026. Meski merasa khawatir, ia mengaku hanya bisa pasrah dengan kebijakan yang ada.
“Kalau kondisi sekarang dengan tidak menerima bantuan lagi, tentu pasti takut juga karena jumlah penerima dikurangi. Tapi saya hanya bisa berserah diri. Kalau dapat, alhamdulillah, kalau tidak mungkin memang bukan rezeki lagi,” ujar Nurfiah.
Sementara itu, warga Kecamatan Talang Empat, Hambali, menyampaikan keprihatinannya terhadap dampak pemangkasan Dana Desa. Meski pada tahun-tahun sebelumnya dirinya tidak menerima BLT DD, ia merasa sedih karena ada warga lain yang dinilai sangat membutuhkan justru terancam kehilangan bantuan.
“Kalau keluarga saya dapat bantuan di luar BLT DD. Tapi kalau dengar ada pemangkasan seperti ini, tentu saya ikut prihatin. Karena ada warga yang memang sangat layak dibantu. Sayang kalau yang benar-benar membutuhkan justru tidak lagi menerima,” kata Hambali.
BACA JUGA:Polda Bengkulu OTT Dua Oknum Polisi Bengkulu Tengah, Kapolres Tunggu Hasil Propam
Pemangkasan Dana Desa ini diharapkan dapat menjadi perhatian pemerintah agar penyaluran bantuan tetap tepat sasaran, khususnya bagi masyarakat yang benar-benar membutuhkan, sehingga dampak sosial akibat berkurangnya anggaran dapat diminimalkan.(one)
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:
